Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan

Kevin Kurni

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan di Kabupaten Mimika, yang digelar DLH di Ballroom Hotel Horizon Diana Mimika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Suasana kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan di Kabupaten Mimika, yang digelar DLH di Ballroom Hotel Horizon Diana Mimika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Sebanyak lima sekolah di Kabupaten Mimika saat ini dipersiapkan untuk mengikuti penilaian Adiwiyata Nasional setelah menyelesaikan tahapan penilaian administrasi.

Kelima sekolah tersebut yakni SD Inpres Timika II, SD Shining Star, SD Kalam Kudus, SMP Negeri XI dan SMP Negeri VII.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Mimika, Maria Leisubun, mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap kelima sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikannya usai kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan di Kabupaten Mimika, yang digelar DLH di Ballroom Hotel Horizon Diana Mimika, Jumat (21/8/2026).

“Lima sekolah ini sementara kami lakukan pendampingan dan pembinaan untuk menuju penilaian nasional,” kata Maria.

Menurutnya, kelima sekolah tersebut telah melalui penilaian administrasi dan selanjutnya akan menghadapi penilaian fisik oleh tim dari kementerian terkait.

Baca Juga :  Dinas Sosial dan BBPPKS Jayapura Visitasi Akreditasi Yayasan Amungsa Cares Papua

“Kami terus melakukan pendampingan dan pembinaan. Mereka sedang mempersiapkan diri agar ketika tim penilaian turun, lima aspek tersebut terpenuhi, termasuk bagaimana mental dan karakter anak-anak juga terbentuk,” ujarnya.

Maria menjelaskan, terdapat sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian dalam program Adiwiyata. Selain pengelolaan sampah, sekolah harus memiliki sistem kebersihan dan sanitasi, penghijauan dan ruang terbuka hijau, inovasi, serta program konservasi energi dan air.

Untuk mendukung penerapan program tersebut, Pemkab Mimika melalui DLH juga memberikan intervensi berupa penyediaan berbagai sarana pendukung.

Dukungan tersebut di antaranya tempat sampah terpilah, fasilitas pengelolaan sampah berbasis 3R, kios sampah, bank sampah dan biopori.

“Pemerintah juga bermitra dengan sekolah. Misalnya mereka membutuhkan tempat sampah 3R, kios sampah atau bank sampah. Di beberapa sekolah Adiwiyata sudah dibangun bank sampah dan kios sampah,” jelasnya.

Selain penyediaan fasilitas, DLH juga melakukan pendampingan secara rutin agar program lingkungan di sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Ribka Haluk Lantik Valentinus Sudarjanto Sumito sebagai Pj Bupati Mimika

Maria mengatakan, sekolah tidak harus hanya mengandalkan dukungan pemerintah. Pihak sekolah juga didorong membangun kemitraan dengan dunia usaha dan berbagai pihak lainnya.

“Selain pemerintah, masih ada mitra-mitra lainnya. Sekolah bisa bermitra dengan pelaku usaha. Di setiap pelaku usaha ada CSR yang dapat memberikan bantuan dalam bentuk tertentu jika dimintai oleh pihak sekolah,” katanya.

Ia berharap lima sekolah yang sedang dipersiapkan menuju Adiwiyata Nasional dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Mimika.

Dengan semakin banyak sekolah yang menerapkan program tersebut, DLH menargetkan budaya peduli lingkungan dapat berkembang secara luas, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga merambah keluarga dan masyarakat.

“Ke depan kami mengusahakan semua sekolah wajib berwawasan lingkungan. Semua sekolah wajib Adiwiyata,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM
Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi
Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya
Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah
Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak
75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal
103 Pasangan di Mimika Ikuti Isbat dan Nikah Massal Menyambut HUT RI

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:19 WIT

Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM

Minggu, 20 September 2026 - 04:47 WIT

Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIT

Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah

Berita Terbaru

Warga dan peserta mengikuti diskusi peluncuran laporan Pusaka Bentala Rakyat di Dusun Sagu Ebha Hekhe, Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 7 Oktober 2026. Dusun sagu itu menjadi lokasi peluncuran laporan tentang izin kehutanan di tanah adat Papua. Galeripapua/Ikbal Asra

Organisasi

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Senin, 12 Okt 2026 - 06:00 WIT

Agustinus Kadepa, petani kopi dari Kampung Tuguwai, Distrik Aweidah, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Utama

Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:09 WIT

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT