Tahun 2022, Kasus Narkotika di Mimika Turun 16 Persen, BB Malah Meningkat

Minggu, 1 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tindak pidana narkotika.

Ilustrasi tindak pidana narkotika.

MIMIKA – Jumlah kasus narkotika di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sepanjang tahun 2022 menurun sebanyak 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang diterima dari Polres Mimika, jumlah kasus narkotika selama tahun 2022 berjumlah sebanyak 26 kasus. Sedangkan pada tahun 2021, jumlahnya mencapai 31 kasus.

Penurunan tersebut juga terjadi pada jumlah tersangka, yang mana di tahun 2021 berjumlah 46 tersangka, sedangkan tahun 2022 turun menjadi 42 tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun begitu, jumlah total barang bukti atau BB (sabu, sinte, dan ganja) yang diamankan justru malah meningkat sebanyak 1.072,23 gram.

Baca Juga :  Demi Formulir PPDB, Sejumlah Anak Nekat Antre dari Subuh di SMP Negeri 2 Timika

“Tahun 2021, BB yang kita dapatkan itu ganja seberat 8,11 gram, sabu 122,4 gram, dan sinte 357,97 gram,” ujar Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, S.H., S.IK., saat konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Tengah, Sabtu (31/12/2022). 

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putera didampingi jajarannya saat melaksanakan konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2022 di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Sabtu (31/12/2022).
Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putera didampingi jajarannya saat melaksanakan konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2022 di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Papua Tengah, Sabtu (31/12/2022).

“Kemudian di tahun 2022, jumlah BB yang berhasil diamankan ini cukup banyak, yaitu untuk ganja 1.226,52 gram, sabu 178,53 gram, dan Sinte 115,66 gram,” imbuhnya memaparkan.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres menyebutkan bahwa pihaknya, yang dalam hal ini Satnarkoba, akan terus berupaya dan berkolaborasi bersama BNN untuk melaksanakan sosialisasi.

Baca Juga :  Cerita Yusuf Rombe dan Jemaat Moria: Persembahan Tanah untuk Pelayanan

“Langkah-langkah yang sudah kami lakukan mulai dari tahap pencegahannya dengan pelaksanaan sosialisasi. Karena kalau kita lihat dari data kasus yang ada, memang ada juga yang melibatkan kalangan anak-anak muda, khususnya pelajar,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan penutupan akses-akses pintu masuk, seperti bandara dan pelabuhan.

“Bandara maupun pelabuhan itu tetap akan kita lakukan pengawasan yang lebih intensif lagi. Apalagi Timika ini kan bukan hanya ada satu pelabuhan saja kan. Jadi, terkadang ada juga pelabuhan-pelabuhan kecil yang diduga dipergunakan untuk masuknya barang itu,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT