Pemkab Mimika Fasilitasi 23 Anak Tujuh Suku dalam Program Bimbel Sekolah Kedinasan

Selasa, 24 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pemda Mimika dengan anak-anak peserta bimbel sekolah kedinasan dan pihak Patriot Muda di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.

Foto bersama Pemda Mimika dengan anak-anak peserta bimbel sekolah kedinasan dan pihak Patriot Muda di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai membuka tahap pertama program bimbingan belajar (bimbel) sekolah kedinasan bagi anak-anak tujuh suku yang berada di wilayah Kabupaten Mimika.

Program Bimbel ini bertujuan untuk lebih mempersiapkan anak-anak asli Papua dalam menghadapi test ujian masuk perguruan tinggi kedinasan.

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman, anak-anak Mimika kerap mengalami kesulitan dalam mengikuti tes masuk perguruan tinggi kedinasan. Bahkan tidak sedikit juga yang dinyatakan tidak lulus dalam tes-tes tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga kami coba berpikir solusinya bagaimana. Ternyata solusi satu-satunya itu memang kita harus memberikan bimbingan belajar sebelum mereka mengikuti tes,” ujarnya saat dijumpai seusai pertemuan bersama peserta dan orang tua serta para kepala sekolah di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.

Suasana pertemuan Pemda Mimika bersama peserta bimbel, orang tua murid, para kepala sekolah, dan pihak Patriot Muda di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.

Dikatakan bahwa program Bimbel ini secara penuh dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Baca Juga :  Korban Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan di Mimika Bakal Cabut Laporan

“Kita kerja sama dengan Patriot Muda di Jakarta. Mereka yang akan membimbing dan mempersiapkan 23 anak ini selama empat bulan ke depan dan sesudah itu baru mengikuti tes di perguruan tinggi kedinasan yang diinginkan,” jelasnya.

Diterangkan lebih lanjut, 23 anak tersebut dipilih berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Dari 180 sekian anak yang mengikuti seleksi bimbel, ternyata banyak sekali yang tidak lolos. Kami baru dapat 23 untuk tahun ini,” terangnya.

“Rata-rata banyak yang tidak lolos itu karena kesehatan. Pemerintah juga telah berupaya memfasilitasi, sampai gigi-gigi juga kita perbaiki supaya mereka bisa masuk,” lanjutnya.

Anak-anak yang telah lolos dalam seleksi ini, kata John, pertama-tama akan diberangkatkan ke Kediri, tepatnya di Kampung Inggris untuk belajar bahasa Inggris.

“Tanggal 27 kita akan kirim mereka ke sana untuk belajar bahasa Inggris sambil belajar juga tentang psikologi ,tes CAT dan lain lain. Semuanya kami fasilitasi,” tuturnya.

John berharap seluruh peserta dapat benar-benar memanfaatkan bimbel sekolah kedinasan ini secara maksimal agar nantinya bisa lulus dan masuk ke perguruan tinggi sesuai dengan pilihannya.

Baca Juga :  Nakes PPPK di Mimika Diminta Tingkatkan Kinerja Usai Terima SK

Di samping itu, Elimus Ubruangge mewakili para orang tua mengucapkan limpah terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah membantu dan mendukung anak-anak asli Papua untuk mengejar masa depannya.

“Terima kasih bapak Plt Bupati. Ini satu peluang yang sungguh luar biasa. Selama ini belum pernah terjadi. Ini kesempatan yang diberikan pertama kali bagi putra-putri tujuh suku yang ada di timika. Semoga mereka bisa berhasil,” ucapnya.

  • Foto bersama Pemda Mimika dengan orang tua murid dan pihak Patriot Muda di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.
  • Foto bersama Pemda Mimika dengan para kepala sekolah dan pihak Patriot Muda di Hotel Grand Tembaga, Senin (23/1/2023) malam.

Elimus berharap semua anak-anak yang terpilih menjadi peserta ini nantinya bisa lulus dalam tes perguruan tinggi.

Sebagai orang tua, Elimus juga memastikan senantiasa memberikan motivasi dan dorongan kepada anak-anak agar serius dalam mengikuti Bimbel.

“Kami sangat bangga dan mendorong anak-anak ini bisa berhasil. Kepada semua orang tua tetaplah mendukung anak-anak ini dengan semangat. Apapun itu, kita harus tetap mendukung mereka dalam arti doa dan semangat motivasi yang diberikan kepada anak-anak kita,” tuturnya.

“Dan bila mana nantinya dalam proses pembelajaran ada kekurangan dari anak-anak, kami sebagai orang tua juga menyampaikan permohonan maaf. Sekali lagi terima kasih. Kami akan selalu mendoakan bapak sebagai pimpinan di kabupaten ini dan rekan tim kerja agar senantiasa sehat dalam menjalankan tugas membangun tanah ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Berita Terbaru