Kronologi Kontak Tembak yang Tewaskan Briptu Agung di Pegunungan Bintang

Endy Langobelen

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Briptu Agung Azhari, korban tewas kontak tembak dengan KKB, telah disemayamkan di dalam peti. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Jenazah Briptu Agung Azhari, korban tewas kontak tembak dengan KKB, telah disemayamkan di dalam peti. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

PEGUNUNGAN BINTANG – Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengungkapkan kronologi peristiwa kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aparat keamanan di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (18/9/2023).

Melalui siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Kabid Humas Polda Papua menjelaskan bahwa peristiwa yang menewaskan Briptu Agung Azhari, itu bermula ketika aparat Keamanan melakukan patroli di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon.

“Saat tiba di jembatan tanjakan Kantor Distrik Serambakon, tiba-tiba terdengar bunyi rentetan tembakan yang dilakukan oleh KKB dari kiri dan kanan sehingga terjadi kontak tembak,” jelas Benny.

Disampaikan bahwa dalam peristiwa kontak tembak tersebut, Briptu Agung Azhari tertembak pada bagian bahu kiri.

“Briptu Rudi Agung Azhari gugur setelah mengalami luka tembak di bahu kiri atas tembus ke belakang,” ungkap Benny.

Baca Juga :  Trendi Pasar Murah untuk Tekan Inflasi di Mimika

Lebih lanjut Benny menyampaikan bahwa Briptu Agung adalah salah satu personel Satgas Tindakan Operasi Damai Cartenz yang merupakan anggota Brimob Sulawesi Utara BKO Polda Papua.

Dikatakan bahwa sampai saat ini pun aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

“Saat ini kontak tembak antara personel gabungan dan KKB tersebut sudah berakhir dan situasi telah aman terkendali. Korban telah berhasil dievakuasi menuju RSUD Oksibil,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT