MIMIKA – Tongkat estafet kepemimpinan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kabupaten Mimika resmi berganti.
Ananias Faot dilantik sebagai ketua periode 2025–2029 dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Lapangan Tembak Ismail Toduho, Mako Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, Jumat (27/2/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob; Ketua Umum Perbakin Provinsi Papua, Johny Banua Rouw; unsur Forkopimda; serta sejumlah tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Ketua Perbakin Kabupaten Nabire yang juga Bupati Nabire, Mesak Magai, dan Danpas III Brimob Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang.
Dalam sambutannya, Johannes Rettob menegaskan bahwa Perbakin memiliki peran strategis, bukan sekadar sebagai wadah penyaluran hobi menembak, tetapi juga sebagai ruang pembinaan atlet yang berintegritas dan berprestasi.
“Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut baik komitmen pengurus baru untuk membangun organisasi yang profesional dan transparan,” ujar Johannes Rettob.
“Kami berharap Perbakin cabang Timika tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi dan minat, tetapi juga menjadi lembaga pembinaan atlet yang mampu melahirkan penembak berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kejuaraan,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus, pemerintah daerah, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika agar setiap program kerja berjalan terukur dan berkelanjutan.
Ananias Faot yang resmi dilantik berdasarkan SK Pengurus Perbakin Provinsi Papua Nomor 06/PBK/SK/XII/2025 menyatakan komitmennya untuk memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang.
“Kami berkomitmen di antaranya meningkatkan pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan mulai dari tingkat pemula, meningkatkan kualitas pelatih serta perangkat pertandingan agar pembinaan berjalan profesional sesuai standar organisasi,” tegas Ananias.
Ia optimistis, dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, atlet menembak Mimika mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus membawa nama Papua Tengah semakin diperhitungkan dalam cabang olahraga menembak.
Sementara itu, Johny Banua Rouw mengingatkan bahwa olahraga menembak menuntut kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi karena berkaitan langsung dengan penggunaan senjata.
“Kepercayaan yang diterima hari ini harus dipertanggungjawabkan dengan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Dengan kepengurusan baru, Perbakin Mimika kini memancang target besar: membangun sistem pembinaan profesional sekaligus mencetak atlet tembak yang mampu menembus level nasional.









