Bupati dan Kapolda Tinjau Kapiraya, Tambang Ilegal Disebut Picu Konflik Tapal Batas

Ahmad

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Kapolda Papua Tengah bersama Bupati Mimika bertemu warga di Kapiraya, Jumat (27/2/2026). (Foto: Humas Polres Mimika)

Momen Kapolda Papua Tengah bersama Bupati Mimika bertemu warga di Kapiraya, Jumat (27/2/2026). (Foto: Humas Polres Mimika)

MIMIKA – Tim Penanganan dan Harmonisasi Konflik Sosial melakukan kunjungan ke Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (27/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian sengketa tapal batas serta memastikan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Mimika.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, bertolak dari Helipad Bandara Mozes Kilangin menggunakan dua unit helikopter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam tim tersebut Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman; Danyon B Pelopor, Kompol Umbu Sairo; serta Plt. Kepala Kesbangpol Mimika, Alfasiah.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima media ini, dalam dialog terbuka bersama warga, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa persoalan administratif tapal batas adalah kewenangan pemerintah.

Baca Juga :  Kronologi Gugurnya Anggota Polres Puncak Jaya Ditembak KKB

Ia mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Dogiyai.

“Masalah tapal batas itu urusan pemerintah. Kami sudah menggelar rapat bersama Bupati Deiyai dan Dogiyai di Timika. Kami berharap agar permasalahan ini selesai dan semua marga yang memiliki hak ulayat atas tanah ini mendapatkan keadilan,” tegas Johannes Rettob.

Ia meminta masyarakat mendukung tim teknis yang telah dibentuk untuk melakukan pemetaan wilayah adat.

Hasil pemetaan tersebut nantinya akan diserahkan secara resmi kepada pemerintah pusat sebagai dasar penetapan batas wilayah yang permanen.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Tewaskan 2 Anggota KKB di Yahukimo

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini, menyoroti akar masalah yang memicu ketegangan di Kapiraya.

Menurutnya, keberadaan aktivitas tambang emas ilegal menjadi pemantik utama konflik antar-kelompok di wilayah tersebut.

Jeremias pun meminta kepada masyarakat setempat agar menahan diri dan tidak lagi terlibat dalam pertikaian dalam bentuk apapun.

Sebagai langkah preventif, Kapolda menginstruksikan personel Brimob Batalyon B Pelopor untuk bersiaga di lokasi.

“Untuk sementara, saya akan memerintahkan anggota Brimob untuk standby dan melakukan pengamanan di sini agar menjaga situasi kondusif serta masyarakat dapat beraktivitas normal tanpa adanya bawa alat perang,” tegas Jeremias.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika
Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:52 WIT

Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:20 WIT

Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan

Berita Terbaru

Pertandingan Persido Dogiyai melawan Persemi Mimika pada babak penyisihan Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika, Jumat (13/3/2026). (Foto: Fernando Rio)

Olahraga

Libas Persemi 2-1, Persido Dogiyai Juara Grup A

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:53 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/