PUNCAK — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Yohan Dewelek, menggelar tradisi bakar batu bersama masyarakat di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Senin (16/12/2025).
Kegiatan adat tersebut dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan pesan penting terkait keamanan, ketertiban, dan persatuan warga.
Dalam tatap muka bersama masyarakat, Yohan Dewelek mengimbau agar warga menjaga situasi keamanan yang telah kondusif serta merayakan Natal dengan penuh sukacita bersama keluarga di rumah masing-masing.
Ia secara khusus meminta masyarakat yang berada di luar wilayah Ilaga untuk kembali ke kampung halaman dan tidak berkumpul di pusat kota.
“Masyarakat dari luar kota, dari luar Ilaga, jangan kumpul di sini. Masyarakat harus kembali, kondisi sudah aman. Mari kita jaga sama-sama,” ujarnya.
Yohan menegaskan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Puncak saat ini relatif aman, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir.
Menurutnya, perayaan Natal sebaiknya difokuskan pada kebersamaan keluarga, bukan pada kerumunan di kota.
“Menjelang Natal ini, kita harus fokus sambut dengan suka cita dengan keluarga di rumah. Jangan kumpul-kumpul semua di kota. Di rumah saja, di halaman masing-masing,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan situasi yang kondusif demi mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga.
Keamanan yang terjaga, kata Yohan, akan membuka ruang bagi masyarakat untuk bekerja dan berusaha dengan tenang di wilayahnya masing-masing.
“Jaga situasi seperti ini sehingga kita bisa cari uang dengan baik, kita bisa bekerja dengan baik di tempat tinggal masing-masing,” katanya.
Melalui kegiatan bakar batu yang sarat nilai kebersamaan dan kearifan lokal ini, Yohan Dewelek berharap masyarakat Kabupaten Puncak dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dalam suasana aman, damai, dan penuh sukacita bersama keluarga.










