Bentrok Kelompok Warga di Kwamki Narama dan Upaya Penyelesaian

Ahmad

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian sedang melakukan pengamanan guna menengahi permasalahan yang sedang terjadi di Distrik Kwamki Narama. (Foto: Polsek Kwamki Narama)

Pihak kepolisian sedang melakukan pengamanan guna menengahi permasalahan yang sedang terjadi di Distrik Kwamki Narama. (Foto: Polsek Kwamki Narama)

MIMIKA – Bentrok antar dua kelompok warga pecah di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah pada Selasa sore, 14 Oktober 2025.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki, menjelaskan bentrok ini terjadi akibat kasus perselingkuhan.

Kapolsek menyebutkan bahwa pihak kepolisian baru mengetahui setelah adanya prosesi Waa Waa (Pengumpulan Uang) pada Selasa sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui informasi terkait kejadian itu, pihak kepolisian lalu melakukan patroli menuju ke lokasi.

Namun, setibanya di lokasi, satu dari dua kelompok yang terlibat bentrok menolak kehadiran polisi.

“Mereka (kelompok laki-laki,red) menolak kehadiran kita di situ terus kita keluar, sampai di Polsek ada informasi bahwa mereka sudah mulai saling serang karena tuntutan mereka dari awal yang mintanya Rp500 juta dari pihak pelaku tidak setujui, penyebab itu yang mengakibatkan mereka saling angkat busur panah dan saling serang,” terang Kapolsek, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Homestay Cartensz Mimika

Dalam peristiwa ini, setidaknya ada 9 orang yang terluka. 8 orang dari pihak pelaku dan 1 orang dari pihak korban.

“Semuanya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika,” ucapnya.

Upaya Penyelesaian Masalah Oleh Kedua Belah Pihak
Kedua belah pihak yang terlibat bentrok pada Selasa sore telah bersepakat untuk menyelesaikan masalah pada hari ini.

“Kemarin sore mereka sudah bersepakat untuk hari ini dilakukan pembayaran. Namun, sampai saat sore hari ini belum ada pengumpulan uang lagi dari pihak pelaku untuk melakukan pembayaran,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sampai saat ini kedua belah pihak masih menunggu seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak hadir di lokasi kejadian untuk membantu pengumpulan dana agar proses pembayaran bisa dilaksanakan.

Baca Juga :  Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Sementara itu, aparat kepolisian yang terdiri dari Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama dan Brimob Batalyon B Pelopor sat Brimob Polda Papua telah dikerahkan ke lokasi guna melakukan pengamanan.

Polisi akan terus melaksanakan pendekatan secara persuasif kepada kedua pihak demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Distrik Kwamki Narama.

Kapolsek bilang, jika proses pembayaran masih belum dapat dilakukan pada hari ini maka bisa ditunda hingga Kamis, 16 Oktober 2025.

“Kalau memang hari ini belum bisa melaksanakan pembayaran, berarti bisa ditunda besok pagi. Kami akan tetap melakukan patroli dan memberikan imbauan-imbauan kepada kedua belah pihak,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT