MIMIKA – Komisi IV DPRK Mimika menunjukkan komitmennya dalam memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Hal itu terlihat melalui kunjungan kerja ke Kampung Atuka dan Kampung Mimika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Kamis (9/4/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Elinus Balinol Mom, bersama anggota komisi Darwin Kurnia Rombe, Abrian Katagame, dan Amos Jamang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap sektor infrastruktur dan lingkungan hidup.
Di Kampung Atuka, rombongan meninjau fasilitas air bersih yang telah dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika.
Infrastruktur ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan terpencil.
Selain itu, Komisi IV juga meninjau sejumlah proyek strategis di Kampung Mimika Pantai, seperti pembangunan jembatan penghubung antara kampung lama dan kampung baru, serta pelabuhan tradisional yang selama ini menjadi akses vital aktivitas masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRK Mimika menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah konkret untuk memastikan program pemerintah tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga berfungsi optimal dan berkelanjutan.
“Kami melihat saat ini sudah banyak fasilitas air bersih yang dibangun, baik di wilayah pesisir maupun pegunungan. Namun ke depan, kami mendorong agar pengelolaannya tidak lagi bersifat swakelola, tetapi diserahkan kepada pihak ketiga yang profesional,” ujarnya.
Menurutnya, pola pengelolaan profesional menjadi kunci agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin fasilitas ini bisa dinikmati dalam waktu lama, sehingga perlu pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Tak hanya itu, Komisi IV juga mendorong agar program air bersih di Kabupaten Mimika masuk dalam skema multiyears.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjamin kesinambungan pembangunan sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama jika dikelola melalui perusahaan daerah.
Di sisi lain, aspirasi masyarakat turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Warga Kampung Mimika Pantai menyampaikan kebutuhan mendesak, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan jembatan penghubung, hingga rumah layak huni.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Mimika, Awaludin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan sistem pengelolaan yang lebih profesional.
“Untuk pengelolaan profesional, saat ini masih dalam tahap seleksi pihak ketiga yang benar-benar memenuhi prosedur dan memiliki kapasitas dalam mengelola aset ini,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan DPRK Mimika dalam mendorong realisasi program air bersih melalui skema multiyears agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Komisi IV DPRK Mimika menyerahkan bantuan bahan makanan berupa sembako kepada masyarakat di kedua kampung. Bantuan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kunjungan ini mencerminkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan pembangunan tidak hanya terbangun secara fisik, tetapi juga dikelola secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Mimika.


























