MIMIKA – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Bupati Mimika Johannes Rettob menyoroti lambannya pelaksanaan sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat menuntaskan program yang belum berjalan maksimal.
Peringatan ini disampaikan Johannes saat memimpin apel gabungan OPD di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (10/11/2025).
Menurut Johannes, evaluasi rutin telah dilakukan, namun keterlambatan pelaksanaan kegiatan di berbagai OPD masih terus terjadi.
“Bapak Ibu sekalian, kita sekarang berada di triwulan ke empat dan semester kedua di tahun 2025. Kegiatan-kegiatan baik kegiatan fisik, belanja modal, barang dan jasa, dan juga mungkin ada belanja-belanja lain yang harus dilaksanakan dengan segera cepat harus bapak ibu laksanakan,” tegas Johannes.
Johannes menambahkan, banyak faktor yang menyebabkan kegiatan belum berjalan sesuai rencana.
Meski demikian, ia mengingatkan agar OPD tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk menunda pekerjaan.
Ia menekankan pentingnya fokus dan tanggung jawab agar serapan anggaran dan output kegiatan dapat tercapai sebelum tahun anggaran berakhir.
Johannes juga meminta setiap pimpinan OPD memastikan progres pekerjaan terpantau secara berkala dan menyegerakan proses administrasi serta pengadaan yang masih tertunda.
“Jangan menunggu sampai akhir tahun baru sibuk. Setiap kegiatan harus dikawal sejak awal,” imbuhnya.
Dengan tegas, Bupati menyebut percepatan penyelesaian kegiatan menjadi tanggung jawab seluruh OPD dan bukan hanya tugas bagian keuangan atau unit tertentu.










