Home / DPR / Utama

Di Depan Ribuan Warga, AIYE Komitmen Lanjutkan Pembangunan Jalan Timika – Banti

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 3, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarrin, mengunjungi masyarakat di Banti, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tim AIYE)

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 3, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarrin, mengunjungi masyarakat di Banti, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tim AIYE)

MIMIKA – Dua minggu jelang pencoblosan, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mimika nomor urut 3, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarrin, melakukan tatap muka dengan masyarakat Banti, Distrik Tembagapura pada Kamis (14/11/2024).

Kegiatan ini merupakan momen bagi Alex Omaleng untuk menemui keluarga yang ada di kampung tempat kelahirannya.

Dalam acara tatap muka yang dirangkaikan dengan makan bersama bakar batu itu, pasangan yang dikenal dengan sebutan AIYE ini berkomitmen melanjutkan pembangunan jalan Timika – Banti untuk membuka isolasi di daerah pegunungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan jalan ini sudah dimulai di masa pemerintahan Bupati Eltinus Omaleng namun terhenti, sehingga AIYE berkomitmen melanjutkan.

Komitmen ini sebagai jawaban terhadap aspirasi masyarakat, di antaranya meminta dibukanya transportasi udara dengan membuka lapangan terbang di Waa Banti.

Kemudian membuka jalur darat, melanjutkan pembangunan Jalan Banti – Aroanop – Timika yang sudah dirintis Bupati Eltinus Omaleng. Juga meminta pemekaran distrik Aroanop dan Tsinga dari Tembagapura.

Obet Natkime sebagai perwakilan masyarakat mengatakan, hanya putra Banti yang bisa membangun kampung halamannya sendiri, seperti yang sudah dilakukan Bupati Eltinus Omaleng yang mulai merintis jalan Timika – Aroanop – Banti.

Kemudian membangun rumah sakit besar di Banti untuk melayani masyarakat. Ia yakin apa yang belum selesai akan dilanjutkan oleh Alex Omaleng.

“Jadi, kami sudah sepakat bungkus suara untuk AIYE,” katanya.

Baca Juga :  Besok, KPU Mimika Gelar Pleno Penetapan Paslon Pilkada Terpilih

Calon Bupati Mimika, Alexsander Omaleng, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Bupati Eltinus Omaleng terutama Jalan Banti – Aroanop – Timika.

Menurutnya, daerah di pegunungan masih tertinggal karena akses yang sulit, hanya bisa melalui udara. Adapun akses darat harus melalui area Perusahaan yang tentunya terbatas.

“Aspirasi yang sudah dimasukkan dalam noken akan dikerjakan. Jadi, jalan ini kita harus selesaikan dan itu jadi program utama agar daerah di pegunungan tidak tertinggal lagi,” tegasnya.

Pemekaran distrik juga sudah pasti dilakukan karena Mimika memiliki luas wilayah yang cukup luas sehingga untuk pendekatan pelayanan diperlukan pemekaran distrik, kampung, kelurahan bahkan pemekaran kabupaten yang nantinya Mimika bisa membentuk provinsi sendiri.

Sekolah di Banti dan beberapa kampung sudah ada. Tapi ia mendorong, anak-anak terbaik untuk sekolah di Sentra Pendidikan, sekolah berpola asrama milik Pemkab Mimika. Sebab Sentra Pendidikan sudah bekerja sama dengan Prof Surya untuk pengembangan sekolah unggulan.

Alex juga menambahkan, jika terpilih nanti, agar mobilitas masyarakat bisa terpenuhi, maka ia akan koordinasi dengan PTFI untuk menyediakan layanan transportasi kepada masyarakat.

Bahkan ia juga menggagas dibukanya toko yang menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga murah di Banti agar masyarakat tidak harus ke Kota Tembagapura.

Selain itu, Alex Omaleng kembali mengungkapkan bahwa dana Otonomi Khusus akan digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat asli Papua terutama Suku Amungme dan Kamoro.

Baca Juga :  Warga Mimika Baru Diimbau Aktif Mengisi Form Tanggapan Masyarakat

Bukan hanya Alex Omaleng yang pulang kampung. Kunjungan ke Banti juga menjadi momen bagi Calon Wakil Bupati Mimika, Yusuf Rombe untuk bernostalgia.

Sebab saat pertama kali ke Mimika pada Tahun 1986, ia langsung ke Tembagapura dan juga ke Kampung Waa Banti.

Sama seperti yang sudah disampaikan Alex Omaleng, Yusuf Rombe menambahkan bahwa Kampung Banti masuk dalam binaan PT Freeport Indonesia, sehingga setiap program pembangunan akan dikolaborasikan bersama pemerintah dan perusahaan, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan juga termasuk layanan transportasi.

Melihat penyambutan masyarakat, Ketua Tim Pemenangan, Nalio Jangkup semakin yakin bahwa AIYE akan memenangkan Pilkada Tahun 2024.

“Suara sudah noken dan jadi dasar untuk kemenangan AIYE,” tegasnya.

Nalio mengungkapkan AIYE pasti terus mendukung keberlangsungan PT Freeport Indonesia di Mimika. Sebab Freeport adalah aset nasional bahkan menjadi aset global karena menjadi pemasok tembaga untuk kebutuhan industri global.

Untuk itu, pada pemerintahan AIYE ketika terpilih, kerja sama dengan Freeport untuk pembangunan di Mimika akan terus dilakukan. Sebab, Freeport bukan hanya melakukan investasi bisnis tapi juga investasi sosial di bidang Pendidikan, kesehatan, ekonomi bahkan infrastruktur. Termasuk Alex Omaleng yang bisa tampil menjadi calon pemimpin di Mimika karena adanya Freeport. (Adv)


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Nancy Raweyai Dorong Perubahan Mimika Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Perempuan
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:47 WIT

Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT