Dua Anggota TNI-Polri Gugur Ditembak OTK saat Amankan Salat Tarawih

Sabtu, 25 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua korban meninggal dalam insiden kontak tembak di Masjid Al Amaliyah, Distrik Ilu, Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (25/3/2023) malam. (Foto: istimewa)

i

Dua korban meninggal dalam insiden kontak tembak di Masjid Al Amaliyah, Distrik Ilu, Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (25/3/2023) malam. (Foto: istimewa)

PUNCAK JAYA – Dua anggota TNI dan Polri gugur ditembak orang tak dikenal (OTK) di Masjid Al Amaliyah, Distrik Ilu, Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (25/3/2023) malam.

Berdasarkan informasi yang diterima GaleriPapua.com, aksi penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIT ketika aparat melakukan pengamanan salat tarawih.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan bahwa peristiwa itu berawal saat Aparat gabungan TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan tiba-tiba mendapatkan tembakan dari arah depan salah satu kios di lokasi tersebut.

“Penembakan tersebut dilakukan oleh 2 orang OTK dengan menggunakan satu pucuk senjata laras pendek dan satu senjata laras panjang,” ungkap Kabid Humas.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Anggota Satlantas Polres Jayawijaya

Kombes Benny menjelaskan, akibat penembakan tersebut, tiga personel TNI-Polri menjadi korban. Dua korban di antaranya meninggal dunia.

Adapun identitas korban meninggal dunia yakni Bripda Mesar Indey terkena tembakan bagian perut dan Serda Risawar anggota Koramil ILU yang mengalami luka tembak pada tulang belakang dan dagu bagian bawah.

Sementara Brigpol M. Arif Hidayat yang tertembak di bagian paha, saat ini, masih dalam keadaan sadar dan sedang ditangani oleh tim medis.

“Saat ini, ketiga korban berada di Makoramil 1714-02 untuk sementara waktu dan sedang berusaha dihubungi keluarga korban,” ujar Kombes Benny.

Baca Juga :  Bertanggung Jawab Atas Penyerangan di Puncak, TPNPB-OPM Bantah Tembak Warga Sipil

Menurut Kombes Benny, situasi terkini di Kabupaten Puncak Jaya siaga satu. Kata dia, Kapolres dan seluruh anggota sedang waspada mengantisipasi adanya serangan susulan.

“Polres Puncak Jaya saat ini, sedang siaga satu dan melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan,” pungkasnya.

Di samping itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, mengatakan akan menindak tegas pelaku kejahatan yang telah menewaskan anggotanya.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk menangkap dan menindak tegas pelaku penembakan tersebut,” tutur Kapolda Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT