2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen

Ahmad

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas di salah satu SPBU Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Aktivitas di salah satu SPBU Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) terpantau mengalami kenaikan harga di awal tahun 2025. Dua jenis BBM tersebut adalah Pertamax dan Dexlite.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Vifki Leondo, menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut tidak ada kaitannya dengan PPN 12 persen.

Kata Vifki, naiknya harga minyak dunia juga berpengaruh terhadap penjualan BBM dalam negeri dikarenakan 60 persen minyak dalam negeri merupakan minyak impor.

“Kemarin memang ada kenaikan harga terkait dengan harga minyak dunia. Ini bukan terkait PPN sih mas. (Yang naik harga-red) Pertamax sama Dexlite, Pertamax naik dari Rp12.400 ke Rp12.800 naik empat ratus tupiah. Dexlite naik dua ratus rupiah dari Rp13.700 ke Rp17.900. Jadi, untuk BBM enggak terpengaruh PPN,” kata Vifki saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (2/1/2025).

Baca Juga :  Kemenhan Sosialisasi MBG di Mimika Papua Tengah

Vifki melanjutkan, kenaikan PPN 12 persen yang diberlakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia tidak berdampak pada penjualan BBM jenis apapun.

Vifki mengatakan, kebijakan pajak untuk penjualan BBM di pertamina sudah final dan tetap pada kebijakan 11 persen.

“Kalau BBM sudah final dan saat ini masih 11 persen kok, dari komposisi harga jual masih 11 persen termasuk minyak tanah, terus dexlite semuanya masih 11 persen,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT