Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Endy Langobelen

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan empat organisasi kemahasiswaan dari PMII, GMNI, PMKRI, dan GMKI Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa)

Perwakilan empat organisasi kemahasiswaan dari PMII, GMNI, PMKRI, dan GMKI Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Kelompok Cipayung Kabupaten Mimika yang terdiri dari empat organisasi kemahasiswaan—PMII, GMNI, PMKRI, dan GMKI—menyerukan agar dualisme kepemimpinan dalam tubuh DPD KNPI Mimika segera diakhiri melalui penyelenggaraan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

Dalam konferensi pers yang digelar di Timika, Senin (9/6/2025), mereka menegaskan pentingnya rekonsolidasi seluruh elemen pemuda demi penyatuan wadah organisasi kepemudaan tersebut.

Ketua PC PMII Mimika, Abdullah Rahman Bugis, menyampaikan bahwa kebuntuan atau stagnasi yang dialami KNPI Mimika akibat dualisme kepemimpinan antara kubu Awen Magai (versi Satu Nafas) dan Petrus Wenda (versi Energy of Harmoni) telah mengganggu fungsi organisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berupaya mempertemukan dua kubu, namun tidak ada inisiatif serius dari keduanya. Maka Cipayung mengambil sikap mendorong penyatuan melalui Musdalub,” tegas Abdullah.

Baca Juga :  Tiga Desain Terbaik Terpilih, Deiyai Siap Patenkan Batik Khas Suku Mee

Sikap senada disampaikan oleh ‘Mandataris Formatur Tunggal’ Ketua Presedium PMKRI Mimika, Fichail Tusno Karubun. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini murni berasal dari Cipayung tanpa intervensi pihak eksternal.

“Kami berkomitmen menjadi mediator rekonsiliasi demi satu kepengurusan yang sah. Mengacu pada arahan Bupati Mimika, dualisme ini harus diakhiri,” katanya.

Dalam hasil pembahasan internal, Cipayung Mimika menyepakati tiga langkah strategis yakni sebagai berikut.

Pertama, menyerukan seluruh OKP untuk menarik dukungan dari dua kubu KNPI yang berseteru.

Kedua, mengajukan surat resmi kepada Bupati Mimika untuk audiensi dan menyampaikan rekomendasi penyatuan.

Ketiga, mempersiapkan Musdalub sebagai solusi struktural menuju satu KNPI Mimika.

Ketua GMNI Mimika, Kristiforus Toffy, menambahkan bahwa masa kepemimpinan kedua kubu sudah berakhir secara konstitusional, sesuai AD/ART KNPI.

Ia mengimbau agar semua OKP menarik diri dari kepengurusan yang ada dan fokus mempersiapkan Musdalub.

Baca Juga :  Teteskan Air Mata, Maximus Janji Perjuangkan Kesejahteraan Warga

Sementara itu, GMKI menyatakan sikap netral namun tetap mendukung langkah-langkah positif menuju persatuan.

“Kami solid mendukung Cipayung menjaga keutuhan pemuda Mimika,” ujar Erwin Sriken, Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Timika.

Abdullah Rahman Bugis menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh OKP yang memiliki hak suara, baik peserta penuh maupun peninjau, untuk turut serta dalam verifikasi data dan keterlibatan dalam Musdalub mendatang.

Ia menegaskan, langkah ini bukan gerakan politis melainkan hasil diskusi dan kesadaran kolektif demi masa depan pemuda Mimika.

“Kita tidak bicara soal KNPI A atau KNPI B lagi. Sekarang waktunya kita bersatu, memulai lembaran baru,” tegas Abdullah.

Sebagai informasi, Cipayung Mimika berencana akan segera bertemu dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk menyampaikan kesiapan rekonsolidasi dan pelaksanaan Musdalub.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Sejumlah anak sekolah di Kampung Uta 2, Distrik Mimika Barat Tengah, dijemput aparat kepolisian untuk berangkat sekolah. (Foto: Istimewa)

Pendidikan

Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:34 WIT

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menemui siswa-siswi di halaman tengah Sekolah Asrama Sentra Pendidikan, Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pendidikan

Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:57 WIT