MIMIKA – Suasana bulan suci Ramadan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, semakin semarak dengan digelarnya Festival Ramadan IPMB Season 3 oleh Ikatan Pemuda Masjid Agung Babusallam (IPMB).
Kegiatan yang mengusung tema “Berlomba Dalam Etika, Religius, dan Kebaikan di Bulan Allah yang Penuh Hikmah” ini berlangsung selama empat hari, sejak 2 hingga 5 Maret 2026 di Masjid Agung Babusallam, Jalan KH. Dewantoro, Timika.
Festival tersebut diikuti sekitar 160 peserta yang berasal dari kalangan anak-anak hingga remaja. Para peserta datang dari berbagai sekolah Islam serta sejumlah sekolah negeri di Kota Timika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Ikatan Pemuda Masjid Agung Babusallam (IPMB) Kabupaten Mimika menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memeriahkan Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi antar umat Muslim di daerah tersebut.
“Festival ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 2 Maret hingga 5 Maret. Pesertanya berasal dari sekolah-sekolah Islam dan juga ada beberapa sekolah negeri di Timika yang turut berpartisipasi,” ujarnya saat ditemui galeripapua.com di Masjid Agung Babusallam, Kamis (5/3/2026) malam.
Dalam festival tersebut, panitia menyelenggarakan lima cabang lomba utama dengan total sembilan kategori perlombaan.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi lomba azan kategori anak-anak dan remaja, lomba tartil Al-Qur’an kategori anak-anak dan remaja, lomba puisi Islami kategori anak-anak dan remaja, fashion show putra-putri kategori anak-anak, serta lomba mewarnai.
Ia mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas generasi muda melalui kegiatan positif selama Ramadan.
“Tujuan kegiatan ini yang pertama untuk ajang silaturahmi, yang kedua memeriahkan semarak bulan suci Ramadan, dan yang ketiga untuk menggali minat serta kreativitas anak-anak muda,” katanya.
Festival ini juga dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga jemaah Masjid Agung Babusallam.
Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika serta anggota DPR Provinsi Papua Tengah yang memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta dan panitia.
Ketua IPMB mengaku bersyukur karena pelaksanaan festival tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya para sponsor yang berasal dari kalangan pengusaha muda Muslim di Kabupaten Mimika.
“Sejak festival ini dilaksanakan dari season pertama hingga season ketiga, kegiatan ini murni didukung oleh para sponsor, khususnya pengusaha muda muslim di Kabupaten Mimika. Kami sangat berterima kasih atas dukungan tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa persiapan kegiatan dilakukan sekitar satu minggu sebelum memasuki bulan suci Ramadan dengan melibatkan para pemuda dan panitia yang bekerja sama menyiapkan seluruh rangkaian acara.
Meski demikian, dalam proses pelaksanaan panitia tetap menghadapi sejumlah kendala.
“Kalau kendala tentu ada, tetapi dengan kerja sama tim semuanya bisa kita lalui dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para peserta festival agar terus mengembangkan bakat dan kreativitas mereka.
“Kepada peserta yang meraih juara, saya ucapkan selamat, tetapi jangan berbangga diri dan tetap rendah hati. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya,” ujarnya.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia mengingatkan agar tidak berkecil hati.
“Bagi yang belum juara jangan berkecil hati, karena masih ada kesempatan di kegiatan-kegiatan berikutnya. Jadikan kegagalan sebagai motivasi untuk meraih kemenangan di masa yang akan datang,” katanya.
Ke depan, pihaknya berharap Festival Ramadan IPMB dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan jumlah peserta yang semakin meningkat.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun dan peserta yang ikut bisa semakin banyak, sehingga semangat kreativitas generasi muda di Kabupaten Mimika terus berkembang,” pungkasnya.









