Home / DPR

Fraksi Gerindra: Penghargaan Koperasi Awards Buat Mimika Tak Sesuai Realita Lapangan

Endy Langobelen

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom. (Foto: Istimewa/Faris)

Ketua Fraksi Gerindra DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom. (Foto: Istimewa/Faris)

MIMIKA – Fraksi Gerindra DPRK Mimika menyentil penghargaan koperasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UKM.

Penghargaan tersebut dinilai tidak sebanding dengan kondisi koperasi di sejumlah kampung yang masih menghadapi persoalan pembinaan, permodalan, tata kelola, dan akses pasar.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, melalui pernyataan tertulis yang diterima Galeripapua.com pada Kamis (20/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi Gerindra menilai penghargaan Koperasi Awards di Jakarta tidak seharusnya menjadi tolok ukur tunggal keberhasilan pembinaan koperasi di Mimika.

Ukuran keberhasilan semestinya terlihat dari dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

“Pemberian penghargaan Koperasi Awards di Jakarta kepada Pemkab Mimika, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM, sangat kontradiktif dengan realitas yang dirasakan oleh masyarakat di kampung-kampung,” ujar Elinus.

Fraksi Gerindra juga mempertanyakan urgensi penghargaan ketika fungsi koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat di Mimika dinilai belum berjalan optimal.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka. Koperasi tersebut sebelumnya diresmikan dengan kehadiran Menteri Koperasi dan digadang-gadang sebagai salah satu percontohan nasional.

Baca Juga :  Penyelundupan Senpi dan Amunisi untuk KKB Berhasil Digagalkan

Namun, Fraksi Gerindra menilai kegiatan peresmian tersebut belum diikuti pembinaan yang konsisten setelah seremoni berakhir.

Menurut Fraksi Gerindra, pendampingan usaha, akses permodalan, dan akses pasar bagi masyarakat pesisir di Atuka belum menunjukkan hasil konkret.

“Setelah acara selesai dan kamera mati, pembinaan berkelanjutan, pendampingan usaha, serta akses permodalan bagi masyarakat pesisir di Atuka sama sekali tidak menunjukkan hasil yang konkret,” ungkap Elinus.

Selain Atuka, Fraksi Gerindra turut menyinggung KDMP di Kampung Limau Asri (SP5) dan Wangirja (SP9).

Elinus menegaskan program tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan peresmian dan dokumentasi, tetapi harus dilanjutkan dengan pendampingan hingga koperasi mampu menjalankan aktivitas ekonomi secara mandiri.

Ia kemudian mempertanyakan indikator yang digunakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika dalam mengklaim keberhasilan pembinaan koperasi.

Pasalnya, menurut Elinus, masih terdapat pelaku UMKM dan anggota koperasi yang kesulitan memperoleh akses permodalan, tata kelola koperasi yang transparan, serta kepastian pasar.

“Koperasi di Mimika tidak boleh hanya hidup di atas kertas laporan atau panggung penghargaan mewah di Jakarta,” tegasnya.

Kritik juga diarahkan terhadap keberadaan sejumlah koperasi yang disebut hanya terdaftar secara administratif, tetapi tidak memiliki aktivitas usaha produktif secara rutin.

Baca Juga :  Dikejar Mobil, Seorang Pria Dibacok di Jalan Freeport Lama Mimika

Kondisi tersebut, menurut Fraksi Gerindra, menunjukkan perlunya evaluasi terhadap pola pembinaan yang selama ini dilakukan pemerintah daerah.

Fraksi Gerindra mendesak Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika untuk memperkuat kualitas kelembagaan koperasi serta memastikan pendampingan dilakukan secara nyata di tingkat distrik dan kampung.

Selain itu, pemerintah daerah diminta memastikan program pusat seperti KDMP memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, termasuk melalui dukungan permodalan dan akses pasar.

Fraksi Gerindra menilai penghargaan Bhakti Koperasi Tingkat I dan II maupun penghargaan lainnya seharusnya tidak hanya didasarkan pada keberhasilan administrasi atau penyelenggaraan kegiatan, tetapi pada dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Penganugerahan Bhakti Koperasi Tingkat I dan II seharusnya didasarkan pada dampak nyata (impact-driven), bukan sekadar keberhasilan menyelenggarakan acara atau administrasi di atas kertas,” tandas Elinus.

Fraksi Gerindra berharap pemerintah daerah tidak menjadikan penghargaan sebagai ukuran keberhasilan semata.

Sebaliknya, penghargaan tersebut harus dibuktikan melalui peningkatan kapasitas koperasi, berkembangnya usaha anggota, serta meningkatnya manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat di kampung-kampung Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika
Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika
Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA
Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika
Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal
DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah
Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:03 WIT

Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 23:43 WIT

Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 22:52 WIT

Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:11 WIT

Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 21:00 WIT

Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Berita Terbaru

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT

Ketua PC Pemuda Muslim Indonesia Kabupaten Mimika, Muh. Ardhi Chairun. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Senin, 5 Okt 2026 - 19:59 WIT