WAMENA – Suasana Ramadan terasa hangat di tengah dinginnya udara Lembah Baliem. Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kabupaten Jayawijaya menggelar buka puasa bersama dan Salat Tarawih berjamaah di Mushola Al-Ikhlas, Kampung Holima, Distrik Napua, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini diikuti sekitar 35 jamaah, terdiri dari tokoh agama, pemuda, anak-anak, serta jajaran pengurus BSMI Jayawijaya.
Momentum tersebut bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjelang waktu magrib, warga tampak duduk bersisian di atas tikar sederhana di halaman mushola. Di kaki pegunungan Wamena yang mulai diselimuti udara dingin, kebersamaan justru menghadirkan kehangatan tersendiri. Hidangan berbuka disajikan secara sederhana, seperti kurma dan air mineral, namun penuh makna.
Ketua BSMI Kabupaten Jayawijaya, Safrul Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan setiap tahunnya. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat nilai kemanusiaan,” ujar Safrul dalam keterangan resmi kepada media ini, Senin (2/3/2026).
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi tausiyah singkat oleh Dafrin Mukhsin. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memaknai Ramadan sebagai momentum membangun empati sosial.
“Ramadan melatih kita merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang kekurangan. Dari situlah lahir kepedulian. BSMI hadir untuk membangun nilai dan kesadaran sosial tersebut di tengah masyarakat,” tuturnya di hadapan jamaah.
Imam Mushola Al-Ikhlas, Ustaz Nasrullah, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran BSMI di Kampung Holima. Menurutnya, silaturahmi menjadi kekuatan utama masyarakat kampung dalam menjaga persaudaraan dan keharmonisan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah yang dipimpin Ilham. Ibadah berlangsung khusyuk dan menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun jabatan.
Melalui kegiatan ini, BSMI Jayawijaya berharap hubungan emosional dengan masyarakat Distrik Napua semakin kuat.
Di tengah keterbatasan dan jarak geografis wilayah pegunungan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus dijaga, khususnya di Provinsi Papua Pegunungan.









