YKKMP Berencana Kunjungi Gearek, Selidiki Dugaan Penyerangan Militer di Nduga

Endy Langobelen

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga masyarakat sipil mulai mengungsi setelah adanya penyerangan oleh aparat militer Indonesia. (Foto: Istimewa)

Warga masyarakat sipil mulai mengungsi setelah adanya penyerangan oleh aparat militer Indonesia. (Foto: Istimewa)

NDUGA — Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) berencana melakukan kunjungan langsung ke Distrik Gearek, Kabupaten Nduga, menyusul laporan penyerangan militer yang terjadi pada 10 Desember 2025.

Rencana kunjungan tersebut disampaikan YKKMP setelah menerima informasi dari masyarakat setempat mengenai operasi militer yang dilaporkan melibatkan enam helikopter yang terbang dari Kenyam menuju Distrik Gearek.

Informasi itu diterima YKKMP melalui komunikasi telepon seluler dari warga di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Direktur Eksekutif YKKMP/Pembela HAM Papua, Theo Hesegem, menyebutkan penyerangan tersebut diduga menyasar anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Distrik Gearek.

“Menurut salah satu masyarakat setempat, pada subuh sekitar pukul 05.00 WIT, helikopter mulai berputar di udara di daerah Gearek dan melakukan penyerangan tempat tinggal anggota TPNPB,” jelas Theo.

Baca Juga :  LMA Suku Kaiso Gelar Pra Musdat dan Sosialisasi Program Asta Cita di Sorong Selatan

Akibat penyerangan tersebut, sejumlah rumah warga sipil di sekitar lokasi dilaporkan ikut mengalami kerusakan. Selain itu, satu helikopter disebut melakukan pendropan pasukan di wilayah tersebut.

Untuk memastikan informasi penyerangan, lanjut Theo, sekitar 15 warga dari Distrik Pasir Putih dilaporkan berupaya menuju Gearek menggunakan perahu Johnson. Namun upaya pemantauan tersebut tidak membuahkan hasil.

“Setelah melakukan pemantauan mereka mengalami kesulitan karena tentara berbaris huruf ‘L’ sehingga rencana mereka untuk pengambilan gambar tidak jadi dan mereka kembali ke Distrik Pasir Putih,” terangnya.

Pasca kejadian itu, masyarakat Distrik Gearek pun mengalami trauma dan mulai mengungsi keluar dari wilayah tersebut. Sebagian warga dilaporkan bergerak menuju Distrik Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, di Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga :  15 Pekerja Puskesmas yang Diancam KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Menindaklanjuti situasi tersebut, pihak YKKMP bersama anggota DPRD perwakilan Gearek, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah berencana melakukan perjalanan langsung ke Distrik Gearek.

“Berdasarkan hal itu, YKKMP bersama Anggota DPRD perwakilan Gearek, Tokoh Masyarakat, dan pemerintah berencana akan melakukan perjalanan ke Distrik Gearek, Kabupaten Nduga pada hari Senin 15 Desember 2025 dari Wamena menuju Timika dan ke Nduga,” kata Theo.

Dia berharap adanya perhatian dan pemantauan dari berbagai pihak atas situasi kemanusiaan di Distrik Gearek.

“Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Mohon dukungan doa dan pantauan dari semua pihak. Terima kasih. Tuhan memberkati,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HPM Mamberamo Raya Gelar Turnamen Gawang Mini Perdana, 27 Tim dari 13 Distrik Adu Kekuatan
Universitas Cenderawasih dan BUMMA Namblong Bersinergi, Kembangkan Sistem Berbasis Adat
Deadlock MUSDA KNPI Mimika, Peserta Soroti Sikap Ketua Karateker di Forum Sidang
Suku Sobey Sarmi Sepakati Batas Wilayah Adat Seluas 11 Ribu Kilometer Persegi
Dr. Enny Kenangalem Resmi Jabat Ketua IDI Mimika Periode 2025-2028
Generasi Inspirasi Ajak Pelajar Timika Bangun Karakter dan Hindari Pergaulan Bebas
SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II
Pengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:43 WIT

HPM Mamberamo Raya Gelar Turnamen Gawang Mini Perdana, 27 Tim dari 13 Distrik Adu Kekuatan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:37 WIT

Universitas Cenderawasih dan BUMMA Namblong Bersinergi, Kembangkan Sistem Berbasis Adat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:59 WIT

Deadlock MUSDA KNPI Mimika, Peserta Soroti Sikap Ketua Karateker di Forum Sidang

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:03 WIT

Suku Sobey Sarmi Sepakati Batas Wilayah Adat Seluas 11 Ribu Kilometer Persegi

Senin, 29 Juni 2026 - 09:46 WIT

Dr. Enny Kenangalem Resmi Jabat Ketua IDI Mimika Periode 2025-2028

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT