Karyawan Freeport Meninggal Dunia dalam Insiden Gangguan Keamanan di Grasberg

Endy Langobelen

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Simson Mulia dievakuasi ke Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura. (Foto: Istimewa)

Korban Simson Mulia dievakuasi ke Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Seorang karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) meninggal dunia setelah terjadi insiden gangguan keamanan berupa penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area Jayapura Ekspontil bekas lahan reklamasi Grasberg saat aktivitas operasional tengah berlangsung.

Berdasarkan keterangan resmi Polda Papua, korban berinisial SM merupakan karyawan Departemen Eksplorasi. Ia mengalami luka tembak di bagian bawah telinga kiri dan dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kejadian, korban berada di dalam kendaraan operasional jenis pick up bersama seorang rekan kerja berinisial AM. Kendaraan tersebut diketahui melintas di area bekas lahan reklamasi Bunaken/Jayapura Crusher.

Menurut keterangan awal yang disampaikan kepolisian, saksi AM sempat mendengar satu kali bunyi tembakan sebelum menyadari korban yang berada di sampingnya mengalami luka.

“Sekitar pukul 08.39 WIT saksi (AM) mendengar satu kali bunyi tembakan, dan sesaat kemudian melihat korban yang duduk di sampingnya telah bersimbah darah akibat luka tembak,” jelas Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini.

Setelah menyadari situasi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian melalui radio darurat kepada pihak kantor, kemudian keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman hingga tim keamanan tiba di lokasi.

Baca Juga :  BBM Subsidi Langka di Mimika, Pertamina: Stok Menipis di Jobber

Mendapatkan laporan itu, sekitar pukul 08.50 WIT, Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Ipda Akhmad Y. Wiratama, bersama personel Polsek Tembagapura langsung menuju lokasi guna melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Korban kemudian dievakuasi dari lokasi pada pukul 10.05 WIT menuju Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura dan tiba sekitar pukul 10.40 WIT.

Berdasarkan keterangan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah selanjutnya ditempatkan di ruang jenazah rumah sakit.

Sementara itu, saksi AM tiba di RS ISOS pada pukul 11.45 WIT untuk mendapatkan penanganan medis setelah mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.

Hingga saat ini saksi masih dalam kondisi trauma sehingga belum dapat dimintai keterangan secara lengkap oleh pihak kepolisian.

Dalam kejadian tersebut tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman keterangan saksi guna mengungkap pelaku dan motif kejadian.

Baca Juga :  Atlet Papua Athletics Center Raih 8 Medali di Kejurda Atletik Jatim Open 2024

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan penanganan kasus ini.

Sementara itu, PT Freeport Indonesia menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa salah satu karyawannya.

“PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Rabu, 11 Maret 2026, sekitar pukul 8.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg,” kata Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, dalam keterangan tertulis.

Ia menyampaikan bahwa korban bernama Simson Mulia, berusia 48 tahun.

“Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Sdr. Simson Mulia, usia 48 tahun, yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

PTFI juga menegaskan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait penanganan kejadian tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Sampah Mogok Kerja, Sampah Menumpuk di Jalanan Timika
KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Poumako Mimika
TNI Gagalkan Serangan Bersenjata di Tembagapura Mimika, Satu Tewas dan Enam Ditangkap
Kontak Senjata di Nabire: Aparat TNI Kena Tembak, Ratusan Amunisi Disita
Tiga ABK Ditikam di Laut, Polairud Mimika Gerak Cepat Evakuasi ke RSUD
Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah saat Respon Kasus Penganiayaan
Toko Emas Tutup, Pendulang Kembali Blokade Jalan di Timika
Wanita Paruh Baya Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:41 WIT

Karyawan Freeport Meninggal Dunia dalam Insiden Gangguan Keamanan di Grasberg

Senin, 9 Maret 2026 - 08:13 WIT

Petugas Sampah Mogok Kerja, Sampah Menumpuk di Jalanan Timika

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:14 WIT

KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Poumako Mimika

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:37 WIT

TNI Gagalkan Serangan Bersenjata di Tembagapura Mimika, Satu Tewas dan Enam Ditangkap

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:14 WIT

Kontak Senjata di Nabire: Aparat TNI Kena Tembak, Ratusan Amunisi Disita

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/