MIMIKA – Seorang karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) meninggal dunia setelah terjadi insiden gangguan keamanan berupa penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area Jayapura Ekspontil bekas lahan reklamasi Grasberg saat aktivitas operasional tengah berlangsung.
Berdasarkan keterangan resmi Polda Papua, korban berinisial SM merupakan karyawan Departemen Eksplorasi. Ia mengalami luka tembak di bagian bawah telinga kiri dan dinyatakan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat kejadian, korban berada di dalam kendaraan operasional jenis pick up bersama seorang rekan kerja berinisial AM. Kendaraan tersebut diketahui melintas di area bekas lahan reklamasi Bunaken/Jayapura Crusher.
Menurut keterangan awal yang disampaikan kepolisian, saksi AM sempat mendengar satu kali bunyi tembakan sebelum menyadari korban yang berada di sampingnya mengalami luka.
“Sekitar pukul 08.39 WIT saksi (AM) mendengar satu kali bunyi tembakan, dan sesaat kemudian melihat korban yang duduk di sampingnya telah bersimbah darah akibat luka tembak,” jelas Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jermias Rontini.
Setelah menyadari situasi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian melalui radio darurat kepada pihak kantor, kemudian keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman hingga tim keamanan tiba di lokasi.
Mendapatkan laporan itu, sekitar pukul 08.50 WIT, Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Ipda Akhmad Y. Wiratama, bersama personel Polsek Tembagapura langsung menuju lokasi guna melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Korban kemudian dievakuasi dari lokasi pada pukul 10.05 WIT menuju Rumah Sakit International SOS (ISOS) Tembagapura dan tiba sekitar pukul 10.40 WIT.
Berdasarkan keterangan tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah selanjutnya ditempatkan di ruang jenazah rumah sakit.
Sementara itu, saksi AM tiba di RS ISOS pada pukul 11.45 WIT untuk mendapatkan penanganan medis setelah mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.
Hingga saat ini saksi masih dalam kondisi trauma sehingga belum dapat dimintai keterangan secara lengkap oleh pihak kepolisian.
Dalam kejadian tersebut tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman keterangan saksi guna mengungkap pelaku dan motif kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan penanganan kasus ini.
Sementara itu, PT Freeport Indonesia menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa salah satu karyawannya.
“PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Rabu, 11 Maret 2026, sekitar pukul 8.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg,” kata Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, dalam keterangan tertulis.
Ia menyampaikan bahwa korban bernama Simson Mulia, berusia 48 tahun.
“Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Sdr. Simson Mulia, usia 48 tahun, yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
PTFI juga menegaskan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait penanganan kejadian tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.









