KASTIL 2025 Siap Digelar Perdana di Kei: Panggung Seni, Budaya, dan Kreativitas Anak Muda Pesisir

Endy Langobelen

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).

i

Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).

MALUKU TENGGARA — Desa Ohoililir, Kecamatan Menyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, bersiap menjadi pusat perayaan seni dan kreativitas pesisir melalui Kei Art Festival (KASTIL) 2025.

Event yang akan digelar pada 30 Desember 2025 ini menjadi festival seni perdana di Kei yang diinisiasi oleh TIFA Creative bersama masyarakat Desa Ohoililir.

Ketua Panitia KASTIL 2025, Ateng Letsoin, mengatakan festival ini lahir dari gagasan Ketua Tim TIFA Creative, Alfo Smith, yang kemudian dikolaborasikan bersama Pemerintah Desa Ohoililir sejak awal Desember 2025.

“Kegiatan ini sudah direncanakan sejak awal Desember bersama Bapak Kepala Desa Ohoililir. Kami ingin menghadirkan festival seni yang menjadi ruang ekspresi anak muda sekaligus memperkenalkan potensi budaya Kei,” ujar Ateng.

KASTIL 2025 dirancang sebagai festival tahunan yang ke depan ditargetkan masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN).

Sejumlah pihak turut memberikan dukungan, mulai dari Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara, Bupati Maluku Tenggara, Kementerian Kebudayaan, hingga masyarakat dan pemuda Ohoililir.

Sehari Penuh Panggung Seni dan Hiburan

Festival ini akan berlangsung selama satu hari, mulai pukul 13.00 WIT hingga selesai, dengan beragam pertunjukan seni dan hiburan. Pengunjung akan disuguhkan penampilan tarian tradisional, dance modern, puisi, rap, nyanyi solo, hingga fashion show.

Sejumlah penampil yang akan tampil di Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).
Sejumlah penampil yang akan tampil di Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).

Sejumlah artis dari Papua turut memeriahkan KASTIL 2025, di antaranya Atta Philips, Introvocal Shine of Black, dan Nachyta. Selain itu, penampilan dance dari Genas—yang tengah viral—akan menjadi salah satu daya tarik utama.

Baca Juga :  Plt Bupati Mimika Maknai Hari Anti Korupsi Sedunia Sebagai Momen Refleksi Diri

“Penampilan spesial nanti adalah Genas yang akan menutup rangkaian pertunjukan seni, kemudian dilanjutkan dengan artis-artis dari Papua sebagai penutup acara,” jelas Ateng.

Dari Maluku sendiri, panitia juga menghadirkan satu artis lokal yang tampil bersama anaknya, sebagai simbol keterlibatan lintas generasi dalam festival ini.

Tak hanya itu, di panggung KASTIL juga bakal ada banyak penampilan menarik dari sejumlah sanggar dan grup seni maupun seniman individu dari Maluku Tenggara, seperti Matahari Merah, Engki Ranwarin, Elken Yanwarin, Joti Almira Solo, Kram Otak, The Sister, Vloura, dan Ohoimel Ukulele.

Kemudian ada juga Sanggar Ohoitel, Sanggar Kepa (STIS), Kiki Solo, Samra Moderen (Remas Ataqua Kiom, Sanggar Kepi, Dede Renhoran, Spotlight, Yakuza Dance, Locko Fareck Crew, Emil Crew, Pregenza, Geupan_Gang, dan Inces MCF.

Ruang Kreatif dan UMKM Lokal

Tak hanya hiburan, KASTIL 2025 juga menghadirkan Creative Talk and Sharing Session dengan tema “Harmoni Alam Pesisir dan Senyum Kebahagiaan Bersinergi Membangun Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan”.

Baca Juga :  Dari Tari hingga Kriya, Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 Siap Guncang Nabire
Sharing Session di Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).
Sharing Session di Kei Art Festival (KASTIL) 2025. (Foto: Istimewa/Panitia KASTIL 2025).

Sesi ini menjadi ruang diskusi tentang masa depan budaya dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Dua sanggar seni turut ambil bagian, masing-masing berasal dari Kei dan Kepi, Papua Selatan. Sementara itu, tiga pelaku UMKM masyarakat Ohoililir akan memamerkan produk kreatif berupa pakaian dan kerajinan tangan berbahan alami.

Mengusung Konsep Ramah Alam

Menariknya, KASTIL 2025 mengusung konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dari sekitar lokasi.

Panitia bersama warga bergotong royong mendekorasi panggung, mulai dari pemasangan sound system hingga anyaman daun kelapa yang dibuat langsung oleh ibu-ibu desa.

“Kami berusaha menggunakan bahan-bahan alami langsung dari alam sekitar,” kata Ateng. Hingga saat ini, persiapan acara telah mencapai 85 persen.

Terbuka untuk Umum, Hadiah untuk Maluku Tenggara

KASTIL 2025 terbuka untuk umum dan menjadi hadiah akhir tahun bagi masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara. Panitia mengajak seluruh warga untuk hadir dan meramaikan festival ini.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Maluku Tenggara untuk datang dan menyaksikan langsung KASTIL 2025. Dukungan dan kehadiran masyarakat sangat berarti bagi kami,” tutup Ateng.

Dengan semangat kolaborasi, seni, dan keberlanjutan, KASTIL 2025 diharapkan menjadi tonggak baru bagi geliat budaya dan ekonomi kreatif di Kepulauan Kei. Jangan lewatkan kemeriahan Kei Art Festival 2025 di Desa Ohoililir!

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Summer Camp 2025, Spin 4 Fun Perkuat Persaudaraan Pesepeda Mimika
Festival Dayung Sentani: Perayaan Juang TNI AD dalam Balutan Budaya Papua
Festival Budaya Toraja–Moii di Sorong Dorong UMKM Lokal, Ditutup dengan Perayaan Natal
Tiga Desain Terbaik Terpilih, Deiyai Siap Patenkan Batik Khas Suku Mee
Dekranasda Deiyai Resmi Buka Penjurian Sayembara Desain Batik Suku Mee 2025
Pijar Mimika Gelar Lomba Mewarnai, Diikuti 80 Peserta Anak-anak TK
TIFA Creative Kolaborasi dengan Pemkab Deiyai dalam Sayembara Desain Batik Suku Mee 2025
Menjahit Nusantara 1000 Pulau: Perempuan Raja Ampat Menenun Harapan dari Tanah Papua

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 15:32 WIT

KASTIL 2025 Siap Digelar Perdana di Kei: Panggung Seni, Budaya, dan Kreativitas Anak Muda Pesisir

Senin, 15 Desember 2025 - 18:57 WIT

Summer Camp 2025, Spin 4 Fun Perkuat Persaudaraan Pesepeda Mimika

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:10 WIT

Festival Dayung Sentani: Perayaan Juang TNI AD dalam Balutan Budaya Papua

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:41 WIT

Festival Budaya Toraja–Moii di Sorong Dorong UMKM Lokal, Ditutup dengan Perayaan Natal

Selasa, 25 November 2025 - 23:49 WIT

Tiga Desain Terbaik Terpilih, Deiyai Siap Patenkan Batik Khas Suku Mee

Berita Terbaru

Lima anggota Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam kelompok OPM pimpinan Joni Botak menyatakan kembali ke pangkuan NKRI di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Minggu (4/1/2026). (Foto: Istimewa/Satgas Media Habema)

Hukrim

Lima Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Senin, 5 Jan 2026 - 23:21 WIT