Loka POM Temukan Banyak Kosmetik Ilegal Beredar di Mimika dan Nabire

Ahmad

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika, Rudolf Bonay saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika, Rudolf Bonay saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Mimika menemukan banyak produk kosmetik tanpa izin edar (TIE) yang beredar di Kabupaten Mimika dan Nabire, Papua Tengah.

Meski demikian Kepala Loka POM di Kabupaten Mimika, Rudolf Bonay, tidak menyebutkan secara rinci berapa banyak jumlah produk ilegal tersebut.

“Sebut saja misalnya (produk kosmetik) NRL. Ada tuh NRL yang mereka sebut KW atau yang ori. Ada yang KW, ada yang ori. Nah, itu harus hati-hati karena memang ada yang sudah ditarik peredarannya,” terang Rudolf saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kosmetik-kosmetik yang biasa dijual satu paket itu harus dipastikan bahwa ada izin Badan POM di situ. Karena hasil pengujian dari kami di Badan POM, bahwa beberapa paket-paket kosmetik ini ternyata mengandung merkuri,” lanjutnya.

Baca Juga :  Warga Mimika Keluhkan Bangkai Babi yang Dibuang di TPS

Rudolf menjelaskan, wilayah kerja Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika mencakup delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Pihaknya kerap melakukan pengawasan terhadap obat-obatan, makanan, kosmetik, suplemen makanan, termasuk pangan-pangan olahan.

Pengawasan dilakukan sebelum beredar dan sesudah beredar. Loka POM akan melakukan pengawasan pada sarana produksi seperti produksi makanan hingga sarana produksi tradisional.

Pengawasan setelah beredar dilakukan dengan cara melakukan intensifikasi di sarana distribusi seperti toko dan sebagainya, serta melakukan uji sampel di laboratorium.

Petugas Loka POM di Kabupaten Mimika juga melakukan pengawasan melalui platform jual beli online, seperti sosial media Facebook, Instagram, Shopee, Tokopedia, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Mimika Masih Bebas dari Penyakit Gagal Ginjal Akut

Dari pengawasan tersebut, ditemukan banyak produk-produk kosmetik Tanpa Izin Edar di Mimika dan Kabupaten Nabire.

Kemudian, untuk di wilayah Mimika sendiri dari sekian banyak temuan, Loka POM hanya memberi sanksi administrasi serta mengedepankan pembinaan.

Namun, apabila masih ada oknum yang tidak mengindahkan hal tersebut maka akan ditindak tegas. Berbeda dengan Nabire, satu pengedar justru ditindak tegas oleh Loka POM sampai ke ranah hukum.

“Kalau tahun ini, kita ada menindak satu orang pengedar kosmetik di Nabire. Tapi di Mimika, kita semua hasil temuannya hanya sanksi administrasi. Yang kita sampai ke sanksi hukum itu ada satu pengedar kosmetik di Nabire, dan sekarang dalam proses persidangan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar
Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang
Dinkes Mimika Bangun Puskesmas Perintis Rp34 Miliar, Target 150 Ribu Warga Dapat Layanan Gratis
Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria dan 50 Ribu Skrining TBC pada 2026
DP3AP2KB Mimika Tekankan Kolaborasi dalam Percepatan Penurunan Stunting
PASTI-Papua Gelar Asesmen TPPS di Mimika Perkuat Percepatan Penurunan Stunting
Peringati Hari Kanker Sedunia, Kogabwilhan III Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:46 WIT

Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:06 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:28 WIT

Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:18 WIT

Dinkes Mimika Bangun Puskesmas Perintis Rp34 Miliar, Target 150 Ribu Warga Dapat Layanan Gratis

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:12 WIT

Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria dan 50 Ribu Skrining TBC pada 2026

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/