Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Ikbal Asra

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

GALERIPAPUA,Jayapura – Komite Pimpinan Pusat Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Putaan Taksi P3 Waena, Kota Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Aksi tersebut membawa tuntutan utama agar pemerintah menggratiskan pendidikan dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi di seluruh Tanah Papua.

Dalam aksi itu, massa juga menyerukan penolakan terhadap militerisasi di lingkungan pendidikan serta menolak komersialisasi dan liberalisasi sektor pendidikan yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Koordinator lapangan aksi, Theo Yeblo, mengatakan pendidikan merupakan hak dasar warga negara yang dijamin konstitusi. Ia merujuk pada UUD 1945 Pasal 31 yang menyatakan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara harus hadir menjamin pendidikan gratis untuk semua, bukan justru membiarkan biaya pendidikan semakin mahal,” kata Theo di lokasi aksi.

Baca Juga :  Indosat Siapkan Talenta Digital Berbasis AI di Timika Lewat Program IDCamp Connect

FIM-WP juga menyinggung Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang menyebut pemerintah daerah bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan di Papua. Namun, menurut mereka, implementasi kebijakan tersebut belum berdampak signifikan terhadap pemerataan akses pendidikan.

Dalam orasinya, massa aksi menyebut masih tingginya angka putus sekolah dan putus kuliah di Papua dipicu oleh mahalnya biaya pendidikan serta keterbatasan ekonomi keluarga. Mereka juga menyoroti keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah.

Selain isu pendidikan, FIM-WP turut menolak keberadaan militer di ruang pendidikan yang dinilai berpotensi mengganggu independensi akademik.

Aksi mimbar bebas tersebut berlangsung dengan orasi bergantian dari peserta aksi. Adapun spanduk dan poster bertuliskan FORUM INDEPENDEN MAHASISWA WEST PAPUA, GRATISKAN PENDIDIKAN DI SELURUH TANAG PAPUA serta PENDIDIKAN GRATIS ADALAH HAK BANGSA PAPUA juga dibentangkan di lokasi.

Baca Juga :  Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

FIM-WP menilai negara seharusnya memperkuat perannya dalam menjamin pendidikan sebagai layanan publik, bukan komoditas ekonomi. Mereka juga menyebut pendidikan sebagai hak dasar warga negara yang berkaitan dengan amanat konstitusi dan prinsip keadilan sosial.

Atas dasar itu, Forum Independen Mahasiswa West Papua mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat dan daerah di Papua, yakni:

  1. Wujudkan pendidikan gratis mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi di seluruh Tanah Papua
  2. Stop militerisasi di Dunia pendidikan
  3. Hentikan kapitalisasi dan liberalisasi pendidikan di Tanah Papua
  4. Stop komersialisasi pendidikan
  5. Meningkatkan kesejahteraan bagi guru dan dosen kontrak/honorer yang mengabdi dan berkarya di Tanah Papua
  6. Segera membentuk dan mengesahkan PERDASI pendidikan gratis.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News
Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi
Kunjungi 30 Masjid, PW PMI Papua Tengah Dorong Kolaborasi Pengembangan Pemuda Muslim Mimika
Verifikasi Kesbangpol Jadi Ruang Yayasan Amungsa Cares Papua Kenalkan Program dan Kampanye Kesehatan
Kesbangpol Mimika Verifikasi Yayasan Amungsa Cares Papua, Program Eliminasi Malaria Jadi Sorotan
Udara Mimika Diselimuti Asap dan Debu, Yayasan Amungsa Cares Papua Bagikan 2.000 Masker
Jurnalis Mimika Nyalakan Lilin, Dukung Perpanjangan Pencarian 5 Wartawan Hilang di Krakatau
Amungsa Cares Papua Gerakkan 2.000 Masker untuk Warga dan Pelajar Mimika

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIT

AJI Kecam Kasatpol PP Raja Ampat yang Diduga Maki Jurnalis Wahana News

Jumat, 25 September 2026 - 18:43 WIT

Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi

Jumat, 18 September 2026 - 14:27 WIT

Kunjungi 30 Masjid, PW PMI Papua Tengah Dorong Kolaborasi Pengembangan Pemuda Muslim Mimika

Senin, 14 September 2026 - 23:49 WIT

Verifikasi Kesbangpol Jadi Ruang Yayasan Amungsa Cares Papua Kenalkan Program dan Kampanye Kesehatan

Senin, 14 September 2026 - 22:38 WIT

Kesbangpol Mimika Verifikasi Yayasan Amungsa Cares Papua, Program Eliminasi Malaria Jadi Sorotan

Berita Terbaru