MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mulai godok pemekaran daerah otonomi baru (DOB) yakni Kabupaten Mimika Timur dan Kabupaten Mimika Barat.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika pun telah menggelar seminar terkait studi kelayakan dua daerah yang siap dimekarkan tersebut.
Studi kelayakan itu turut melibatkan pihak akademisi dari Universitas Papua untuk melakukan kajian pada dua daerah yang akan dimekarkan.
“Studi kelayakan untuk mendapatkan gambaran terkait daerah yang akan dimekarkan baik dari sisi sumber daya manusia, ekonomi dan pembangunan berkelanjutan,” kata Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Regina Wenda, Jumat (27/9/2024).
Hasil studi kelayakan, kata Regina, akan memberikan gambaran bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan serta untuk mengetahui apa saja yang kurang dalam pembentukan DOB.
Studi kelayakan akan dilakukan selama 6 bulan dengan melibatkan beberapa pihak terkait.
Regina mengatakan, pemerintah menilai Kabupaten Mimika layak dimekarkan. Berdasarkan peraturan, sebuah kabupaten dapat dimekarkan minimal telah mencapai 7 tahun. Kabupaten Mimika sendiri telah menginjak usia 24 tahun.
“Mimika sudah layak untuk dimekarkan. Ini semua juga atas aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah, agar pelayanan publik semakin dekat dan pembangunan semakin merata,” tuturnya.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46










