MIMIKA – Pencarian terhadap Amos Ibar, korban hilang akibat tenggelamnya Speed Boat di Muara Kali Yamas, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, ditutup pada Kamis (23/1/2025).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, mengatakan pencarian terhadap Amos Ibar dihentikan karena setelah tujuh hari dilakukan pencarian, korban tak kunjung ditemukan.
“Hasil Pemantauan Operasi SAR di hari ke-6 dan hari ke-7 tidak membuahkan hasil. Operasi SAR Laka laut di Muara Kali Yamas diusulkan tutup,” kata I Wayan Suyatna dalam keterangan tertulisnya yang diterima Galeripapua.com, Jumat (24/1/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
I Wayan mengatakan, tim SAR telah melakukan pemantaun di hari ke-6 hingga hari ke-7 namun tidak menemukan adanya tanda-tanda akan keberadaan korban.
Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 dan standar pelaksanaan operasi SAR dimana operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi sar diusulkan untuk ditutup.
Namun, jika kemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali.
Dengan ditutupnya operasi SAR laka laut di muara kali Yamas maka seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.
















