Penurunan Stunting: PTFI Serahkan 3.000 Paket Sembako ke Pj Gubernur Papua Tengah

Rabu, 6 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menyerahkan secara simbolis 3.000 paket bantuan penurunan stunting kepada Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

i

Direktur & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menyerahkan secara simbolis 3.000 paket bantuan penurunan stunting kepada Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berkomitmen dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menyejahterakan masyarakat di wilayah sekitar.

Sebagai wujud dari komitmen tersebut, pada Senin (04/09/2023), PTFI menyerahkan 3.000 paket sembako kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Hotel Horison Diana, Kabupaten Mimika.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma kepada Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk. Acara ini juga dihadiri oleh unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bantuan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di Provinsi Papua Tengah, tetapi juga mencerminkan tekad PTFI untuk aktif berperan dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah secara keseluruhan.


Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas PTFI dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Papua Tengah.

“PTFI telah aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi teknis terkait di Papua Tengah. Mereka telah mengirim tim ke provinsi tersebut setelah undangan dari Kepala Dinas Kesehatan dan telah menerima dokumen terkait program penurunan stunting,” ujar Claus.

Baca Juga :  Entas Kemiskinan Ekstrem, Pemprov Papua Tengah Bangun Rumah Layak Huni di Mimika

“Di tingkat kabupaten, PTFI juga telah melakukan pembicaraan dengan dinas teknis untuk mengevaluasi cara terbaik dalam mendukung upaya tersebut,” imbuhnya.

Direktur & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menyerahkan secara simbolis 3.000 paket bantuan penurunan stunting kepada Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)
Direktur & EVP Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menyerahkan secara simbolis 3.000 paket bantuan penurunan stunting kepada Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

Lebih lanjut, PTFI dalam menjalankan kegiatan sosial dan operasional akan terus bersinergi bersama pemerintah dan masyarakat Papua sejalan dengan prinsip-prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs).


Bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat Papua Tengah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka bersama keluarga, serta menjaga stabilitas gizi bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, terdapat sekitar 1.000 kasus stunting di Provinsi Papua Tengah, meskipun terdapat dua kabupaten yang belum melaporkan data stunting.

Menurut Claus, kini stunting tidak lagi dipandang sebagai masalah fisik semata, tetapi juga berkaitan dengan penyediaan air bersih dan bahkan berperan dalam upaya pemberantasan malaria.

Oleh karena itu, PTFI mendukung penyediaan air bersih di wilayah Provinsi Papua Tengah sebagai bagian dari upaya penurunan angka stunting.

Selain itu, PTFI juga bekerja di tingkat kabupaten untuk mendeteksi ibu-ibu hamil secara dini dan memberikan intervensi yang tepat waktu guna mencegah dampak buruk dari malaria pada janin.

Baca Juga :  TP-PKK Puncak Jaya Gelar Posyandu Pantau Tumbuh Kembang Anak


Di sela-sela kunjungan kerja di Timika, Dr. Ribka Haluk, atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan tulus menyambut penerimaan bantuan ini dan menyampaikan terima kasih atas semua komitmen dan dukungan PTFI dalam berbagai bentuk terhadap pemerintah.


“Dalam rangka menindaklanjuti program-program prioritas di Papua Tengah, kami telah membentuk empat Satuan Tugas (Satgas) yang bertanggung jawab atas berbagai aspek penting. Terdapat Satgas Stunting, Satgas Kemiskinan Ekstrim, Satgas Inflasi, dan Satgas Pengangguran,” ungkapnya.

Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, menandatangani tanda terima 3.000 paket bantuan penurunan stunting yang diberikan oleh PTFI kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)
Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, menandatangani tanda terima 3.000 paket bantuan penurunan stunting yang diberikan oleh PTFI kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada Senin (04/09/2023). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

“Diharapkan keempat Satgas ini dapat bekerja sama dengan pihak swasta seperti PTFI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama untuk saat ini Satgas Stunting,” lanjut Ribka.


Sebagai informasi, dalam rangka program penurunan stunting, PTFI telah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar dalam bentuk paket bahan makanan dan dana-dana pendukung lain.

Tercatat sebanyak 6.000 paket yang telah disiapkan oleh PTFI, di mana sebanyak 3.000 paket telah diberikan pada Juli lalu, saat kunjungan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin ke Mimika.

Kemudian 3.000 paket sisanya PTFI berikan ke Pj Gubernur Papua Tengah untuk mengatasi kasus stunting. Ini adalah bukti nyata dari komitmen PTFI untuk berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B
LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika
Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIT

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB

Senin, 19 Januari 2026 - 17:26 WIT

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:13 WIT

Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT