Petugas DLH Mimika Dianiaya, Pj Bupati Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku

Ahmad

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penganiayaan, CVH, saat mendatangi kantor Polsek Mimika Baru untuk membuat laporan penganiayaan yang dialaminya, Kamis (13/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Korban penganiayaan, CVH, saat mendatangi kantor Polsek Mimika Baru untuk membuat laporan penganiayaan yang dialaminya, Kamis (13/2/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Seorang petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika berinisial CVH diduga dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan WR Soepratman, dekat jalan tembusan Hassanudin, Mimika, Papua Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 04.31 WIT.

Saat itu, CVH sedang dalam perjalanan menuju Kantor DLH yang beralamat di Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah depan Keuskupan Timika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi kejadian, korban dihalang oleh sekelompok orang yang sedang meminta tumpangan.

Namun, karena dalam kondisi mabuk, korban pun tidak mengangkut para komplotan pria yang menghadang tersebut. Penganiayaan terhadap korban pun terjadi.

Buntut penganiayaan itu, korban mengalami luka akibat di bagian dahi. Sedangkan, mobil pickup Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi PA 8063 MB yang dikemudikannya mengalami rusak ringan pada kaca bagian depan.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama, melalui Wakapolsek Mimika Baru, AKP I Made Kumpul, mengatakan sebelumnya pihak kepolisian menerima informasi tersebut sekitar pukul 06.00 WIT.

Baca Juga :  Seribu OAP Miskin Ekstrem di Mimika Terima Bantuan dari Pemprov

Menerima informasi itu, polisi langsung merespon ke lokasi kejadian tapi para pelaku telah lebih dulu kabur melarikan diri.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan ada tiga orang pria yang juga tengah mengkonsumsi minuman keras di sekitaran lokasi kejadian.

Polisi kemudian mengamankan ketiga pelaku dan membawa mereka ke kantor Polsek Mimika Baru.

“Setelah diamankan, dikonfirmasi dengan korban ternyata bukan orang itu (ketiga pria yang diamankan). Tetapi sekarang mereka dua baik korban maupun saksi yang melihat sementara diperiksa. Dari keterangan itu, nanti akan mengarah ke pelaku,” kata AKP I Made Kumpul.

AKP I Made menyebut, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan serta pengajaran terhadap para pelaku.

Korban diketahui telah membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Mimika Baru.

Laporan resmi ini dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor : LP/B/17/II/2025/SPKT/POLSEK MIMIKA BARU/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA tertanggal 13/02/2025.

Sementara itu, atas kejadian ini, Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilitin pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap petugas kebersihan DLH tersebut.

Baca Juga :  Koperasi di Mimika Dilatih Kelola Keuangan Berbasis Aplikasi

“Saya mohon perlindungan aparat kepolisian untuk teman-teman petugas DLH karena ini bukan pertama kali ya. Saya datang ke sini karena saya peduli anggota saya,” ungkap Yonathan saat ditemui di kantor Polsek Mimika Baru, Kamis pagi.

“Dengan datang ke sini itu hal legal formal yang kita lakukan. Memastikan bahwa pelakunya ini entah itu profesional dari pihak kepolisian apakah mau ditahan tapi itu kan penganiayaan. Jadi kalaupun misalnya mau ditahan, penegakkan hukum harus yang tegas sesuai ketentuan ya,” tambahnya.

Yonathan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah pada dasarnya peduli terhadap seluruh petugas kebersihan yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, terutama pada korban yang mengalami tindakan kekerasan.

Yonathan pun meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk taat dan memenuhi ketentuan terkait aturan-aturan tentang pengelolaan sampah di Mimika.

“Kalau seperti ini ada anggota kami yang dipukul entah karena satu dan lain hal ya seharusnya masyarakat sadar dan melindungi juga teman-teman ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika
Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:22 WIT

Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:52 WIT

Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/