JAYAPURA – Penjabat Bupati Puncak Jaya Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Sosial setelah mengikuti prosesi wisuda Program Pascasarjana di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Kamis (4/4/2024).
Sebelum menjalani wisuda, pada Rabu, 31 Januari 2024, Penjabat Bupati Tumiran menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Doktor Ilmu Sosial Program Pascasarjana Uncen Jayapura.
Ia mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal dalam penyelenggaraan pemerintahan di Puncak Jaya sebagai tema disertasinya dengan judul Model Peningkatan Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Berbasis Nilai-nilai Kearifan Lokal di Kabupaten Puncak Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya pun sukses mempertahankan semua hasil penelitiannya itu di hadapan promotor dan para penguji.
Tumiran mengatakan, kearifan lokal Yabuu Eeruwok (bekerja bersama-sama) dalam tradisi suku Lani di Puncak Jaya menjadi motto yang dipakai oleh Pemda Puncak Jaya selama ini dan mampu menggerakkan semangat kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat untuk mencapai visi dan misi yang sama.
“Dan Yabuu Eeruwok ini bertautan dengan semboyan negara Bhineka Tunggal Ika yang mengutamakan persatuan dan kesatuan di tengah keragaman dan perbedaan suku, budaya, dan agama sehingga mempererat persatuan, semangat gotong royong seluruh ASN untuk bekerja membangun Puncak Jaya,” jelas Tumiran.
Lebih lanjut dikatakan bahwa nilai kearifan lokal Abelom Eeruwok (bekerja yang benar) memiliki nilai yang lebih tinggi dari Yabuu Eeruwok di mana ia memiliki potensi, dampak, dan urgensi yang sangat tinggi untuk diterapkan di dalam kinerja Pemerintahan Kabupaten Puncak Jaya karena mengandung ajakan moral untuk berkerja secara benar.
“Nilai kearifan lokal Abelom Eeruwok relevan dengan core values satu nilai dasar ASN ber-AKHLAK yakni Akuntabel. Artinya para pemimpin di tingkat tinggi mengajak semua unsur dalam kelompok untuk bekerja secara baik dan benar. Dan ini yang sangat cocok diterapkan bagi para Pimpinan Tinggi Pratama di Pemda Puncak Jaya,” tuturnya.
Atas penerimaan gelar Doktor ini, Tumiran menghaturkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada seluruh Civitas Akademika Uncen, serta keluarga, dan staf yang membantu dan mendukungnya dalam proses perkuliahan selama ini.
“Semoga ini menjadi motivasi saya untuk terus belajar dan ini bukanlah proses terakhir. Proses belajar itu sampai akhir hayat,” ucapnya.
Dalam wisuda itu, Tumiran berhasil meraih predikat cum laude (dengan terpuji) dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,78 dan menerima penghargaan dari Rektor Uncen. Sebuah torehan prestasi yang sangat membanggakan.








