Polri Komitmen Jaga Perdamaian dan Pembangunan di Papua

Endy Langobelen

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat Papua. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Polri melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat Papua. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

YALIMO – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pendekatan humanis dan persuasif.

Hal itu disampaikan oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menanggapi berbagai isu negatif yang berkembang mengenai situasi di Papua.

Menurut Kombes Yusuf, Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah berfokus pada upaya mendukung pembangunan di Papua serta memastikan keselamatan masyarakat dari ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu stabilitas keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir di Papua bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk melindungi masyarakat. Pendekatan yang kami lakukan mengutamakan dialog, penyelesaian konflik secara damai, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Polri bersama seluruh elemen bangsa terus berkomitmen untuk menghadirkan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Kombes Yusuf dalam keterangan persnya, Rabu (23/1).

Baca Juga :  Kejar Pelaku Begal, Korban Malah Dikeroyok di Jalan Cenderawasih Mimika

Dalam Operasi Damai Cartenz, Polri juga melibatkan berbagai program berbasis kemanusiaan seperti kegiatan trauma healing, pembagian alat tulis untuk anak-anak, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberian bantuan ekonomi.

Program-program itu berhasil menjangkau berbagai pelosok Papua, termasuk wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses.

“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di setiap sudut Papua. Kami membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, mendengarkan keluh kesah mereka, dan berupaya menjadi jembatan solusi atas permasalahan yang ada,” tuturnya.

Selain itu, Polri juga menegaskan bahwa berbagai tuduhan miring terhadap institusi keamanan di Papua seringkali tidak mencerminkan realitas di lapangan.

Kombes Yusuf menyebutkan aparat keamanan bekerja keras untuk melindungi masyarakat dari ancaman KKB yang justru seringkali melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil, termasuk anak-anak dan tenaga pendidik.

Baca Juga :  OPM Puncak Sebut Serangan Udara Militer Indonesia Meleset, Tewaskan Warga Sipil

“Selama ini, banyak narasi yang tidak adil terhadap kami. Padahal, kami bertaruh nyawa demi menjaga masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata. Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban manipulasi narasi yang menyesatkan,” tegasnya.

Kombes Yusuf juga mengajak semua pihak, baik nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya bersama dalam menciptakan kedamaian di Papua dengan cara yang konstruktif.

“Papua adalah bagian dari Indonesia, dan kami semua bertanggung jawab untuk memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan damai, aman, dan sejahtera. Mari bersama-sama membangun Papua dengan semangat persatuan dan kasih sayang,” pungkasnya.

Polri tetap optimis bahwa melalui pendekatan yang humanis, sinergi dengan masyarakat lokal, dan dukungan semua pihak, Papua akan terus berkembang menjadi wilayah yang aman, damai, dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru