Resmikan RS Bhayangkara Dira Cartenz, Kapolda: Ini untuk Polri dan Masyarakat Umum

Jefri Manehat

Sabtu, 2 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan prasasti RS Bhayangkara Dira Cartenz oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Sabtu (2/3/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

i

Penandatanganan prasasti RS Bhayangkara Dira Cartenz oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Sabtu (2/3/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, meresmikan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Dira Cartenz tingkat IV di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (2/3/2024) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Peresmian rumah sakit Dira Cartenz itu Kapolda Papua didampingi Kapusdokkes Polri, Irjen Pol dr. Asep Hendradiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silvanus Sumule dan sejumlah petinggi Polri dan TNI.

Kapolda dalam keterangannya mengatakan, RS Bhayangkara Dira Cartenz merupakan rumah sakit Polri kedua yang dibangun di tanah Papua.

“Ini merupakan rumah sakit Polri kedua yang dibangun di Mimika. Rumah sakit Polri pertama dibangun di Jayapura,” kata Kapolda Mathius kepada awak media usai peresmian dan peninjauan fasilitas RS Dira Cartenz.

Baca Juga :  Mendagri Minta Bupati Mimika Segera Kerjakan 5 Hal Ini

Dia menyebut, RS Dira Cartenz ini nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan bagi beberapa wilayah di Papua Tengah dan Papua Pegunungan. RS ini pun tidak hanya melayani keluarga besar Polri tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.

“Intinya rumah sakit ini untuk melayani keluarga besar Polri dan masyarakat secara umum,” tandas Kapolda

Menurutnya, pelayanan kesehatan di Papua Tengah perlu digarap bersama dan RS Dira Cartenz hadir untuk menjawab itu agar pelayanan kesehatan semakin meluas dan semakin dirasakan masyarakat.

Dia menambahkan, pihaknya bakal mengupayakan agar sesegera mungkin rumah sakit ini dioperasikan dengan menyiapkan fasilitas juga sumber daya manusia (SDM).

Terkait SDM, dalam hal ini tenaga medis dan dokter spesialis, lanjut Kapolda, sudah dikomunikasi dengan Kapusdokkes Polri dan akan dikoordinasikan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Mimika untuk memenuhi sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Sambangi Pasar Sentral Timika, Mendag: Harga Bahan Pokok Stabil, Barang Banyak

“Tenaga medis dan dokter spesialis kita berusaha untuk mencukupi. Kami sudah mengambil langkah untuk menginisiasi supaya rumah sakit segera dioperasikan,” terang Kapolda.

Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mendorong agar RS Dira Cartenz segera memiliki izin operasional, terakreditasi, memiliki tipe, dan terintegrasi di Kementerian Kesehatan.

“Kami mendorong agar rumah sakit ini segera memenuhi empat kriteria di atas. Jika ini sudah terealisasi maka kami segera dorong untuk bekerja sama khususnya Kartu Otsus Sehat dan BPJS Kesehatan sehingga ketika ada persoalan terhadap masyarakat OAP, bisa langsung dilayani,” terang Kadis Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus A. Sumule.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B
LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika
Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIT

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB

Senin, 19 Januari 2026 - 17:26 WIT

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:13 WIT

Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT