Tiga Pemain PFA Ikut Elite Camp di Austria

Ahmad

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas beramah tamah dengan para pemain muda PFA yang akan mengikuti Elite Camp 2026 di Austria (ki-ka – Yance Glen Imbiri, Jupri Kogoya, Tony Wenas, Dolvi T. Salossa), Senin 9 Februari 2026. (Foto: Dokumen PTFI)

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas beramah tamah dengan para pemain muda PFA yang akan mengikuti Elite Camp 2026 di Austria (ki-ka – Yance Glen Imbiri, Jupri Kogoya, Tony Wenas, Dolvi T. Salossa), Senin 9 Februari 2026. (Foto: Dokumen PTFI)

MIMIKA – Kesempatan emas tak pernah putus bagi setiap orang yang bekerja keras dan punya keinginan untuk terus belajar, tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Untuk menjajal lebih jauh kemampuan dalam mengotak-atik si kulit bundar di atas rumput hijau, tiga orang punggawa Papua Football Academy (PFA) mendapat kesempatan untuk mengikuti program training camp dan seleksi bersama klub-klub sepak bola di Austria melalui program PFA Elite Camp 2026 Goes to Austria.

PFA Elite Camp Goes to Austria adalah program Elite Camp edisi ketiga. Dimana pada Elite Camp edisi pertama Yulius Pigay, Samuel Cundrad dan Peres Tjoe (Peserta PFA angkatan pertama, kelahiran tahun 2009) berhasil masuk ke dalam skuad final tim nasional untuk persiapan Piala Asia U17 2026, kini mereka tergabung dalam tim Garuda United yang sedang berkompetisi di EPA U18.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini akan berlangsung mulai tanggal 12 Februari hingga 9 Maret 2026, para pemain akan menjalani latihan bersama 3 klub, yaitu Fak Austria Wien (Bundesliga 1- Austria) 13-20 Februari, FAC Wien (Bundesliga 2-Austria) 23-27 Februari, dan FC First Vienna (Bundesliga 2-Austria) 2-6 Maret.

Baca Juga :  Kualifikasi PON XXI: Papua Pegunungan Bantai Tuan Rumah 7-3

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas, mengatakan PTFI mendukung penuh talenta muda sepak bola di PFA untuk terus berprestasi dan membuka akses mereka mengikut berbagai pengalaman bertanding di tingkat nasional dan internasional.

“Pengalaman menimba ilmu di luar negeri tentunya merupakan kebanggaan tersendiri karena akan turut membentuk mental dan kepercayaan diri untuk selalu kompetitif dan pada akhirnya bisa menembus timnas,” kata Tony dalam keterangan tertulis kepada media ini, Senin (16/2/2026) malam.

Tony menjelaskan sejak tahun 2022, PTFI mendirikan PFA dengan cita-cita besar yakni membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak Papua untuk mengembangkan talenta di bidang sepak bola.

“Kami lahir dan besar di Papua serta meraih sukses di Papua. Sukses itu harus kami kembalikan ke masyarakat Papua dan semua generasi muda semua agar bisa berkarya untuk Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Tony, dengan pengalaman bertanding di luar negeri, pemain merasakan level sepak bola yang lebih tinggi, membentuk mental pemain, dan meningkatkan kepercayaan diri karena telah mendapatkan bekal serta pengetahuan lebih yang mungkin belum tentu bisa didapatkan pemain muda lainnya.

Baca Juga :  Soeratin PSSI U15 dan U17 di Mimika Resmi Dibuka, 8 Tim Siap Berlaga

Sementara itu, salah satu pemain PFA, Dolvi T. Salossa (15) dalam keterangannya juga menyampaikan kegigihannya untuk dapat segera merumput di rumput hijau benua biru guna memperdalam kemampuannya tentang sepak bola.

“Sa mau bersaing di Eropa dan dapat jam terbang internasional,” katanya.

Dolvi bercerita, ia bersama dua rekannya di PFA yakni Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri akan bertolak ke Viena, Austria, untuk menjalani latihan selama tiga pekan.

Pelajar kelas 9 ini mengaku sangat antusias menyambut kesempatan ini dan tak sabar menjajal pengalaman bertanding sepak bola di tingkat internasional.

“Sa mau bikin bangga orang tua dan keluarga,” ujar Dolvi.

Senada dengan Dolvi, Jupri Kogoya (15) mengaku motivasi terbesarnya mengikuti Elite Camp ini adalah ingin membanggakan tanah kelahirannya.

“Sa ingin buktikan tong anak- anak Papua juga bisa bermain di Eropa,” katanya.

Untuk diketahui, pada 9 Februari 2026 lalu, ketiga pemain didampingi Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, Direktur Akademi PFA Wolfgang Pikal dan Pelatih Kepala Ardiles Rumbiak telah bertemu dengan Tony Wenas di Jakarta.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Skateboard Mimika Disahkan, KIS Siap Kembangkan Atlet 2026
Banteng CUP 2025 Jadi Cikal Bakal Event Tahunan di Provinsi Papua Tengah
Uncen Kejutkan Liga Mahasiswa Basketball 2025, Jadi Runner-up Divisi 1
Tim PPLPD Kabupaten Mimika Terbang ke Jakarta Ikut Kompetisi FJL 2025
SSB Elang Sabet Juara 2 Ajang Grassroots Football Festival U10-U12 Tahun 2025
Arab Saudi Tundukkan Indonesia 3-2, Kevin Diks Cetak Brace Penalti untuk Garuda
Indonesia Tertinggal 1-2 dari Arab Saudi di Babak Pertama
Skater Muda Papua Tengah Raih Dua Perak di Fornas NTB, Minta Pemerintah Bangun Skate Park

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 04:59 WIT

Tiga Pemain PFA Ikut Elite Camp di Austria

Sabtu, 29 November 2025 - 20:34 WIT

Program Skateboard Mimika Disahkan, KIS Siap Kembangkan Atlet 2026

Senin, 24 November 2025 - 15:00 WIT

Banteng CUP 2025 Jadi Cikal Bakal Event Tahunan di Provinsi Papua Tengah

Senin, 10 November 2025 - 17:10 WIT

Uncen Kejutkan Liga Mahasiswa Basketball 2025, Jadi Runner-up Divisi 1

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:56 WIT

Tim PPLPD Kabupaten Mimika Terbang ke Jakarta Ikut Kompetisi FJL 2025

Berita Terbaru

Bupati Supiori Heronimus Mansoben resmi terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Supiori periode 2026 - 2031. (Foto: Galeri Papua/Ikbal Asra)

Organisasi

Musda Golkar Supiori: Heronimus Mansoben Sah Pimpin DPD

Selasa, 17 Feb 2026 - 05:07 WIT

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas beramah tamah dengan para pemain muda PFA yang akan mengikuti Elite Camp 2026 di Austria (ki-ka – Yance Glen Imbiri, Jupri Kogoya, Tony Wenas, Dolvi T. Salossa), Senin 9 Februari 2026. (Foto: Dokumen PTFI)

Olahraga

Tiga Pemain PFA Ikut Elite Camp di Austria

Selasa, 17 Feb 2026 - 04:59 WIT

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha bersama personel Polsek Mimika Baru saat bertemu keluarga korban di RSUD Mimika, Senin (16/2/2026). (Foto: Istimewa/Polsek Mimika Baru).

Peristiwa

Pria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri oleh Sang Istri

Selasa, 17 Feb 2026 - 04:53 WIT