Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah saat Respon Kasus Penganiayaan

Ahmad

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga korban anggota Polres Mimika dirawat di RSUD Mimika. (Foto: Humas Polres Mimika)

Ketiga korban anggota Polres Mimika dirawat di RSUD Mimika. (Foto: Humas Polres Mimika)

MIMIKA – Situasi kamtibmas di Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sempat memanas pada Sabtu (28/2/2026) malam.

Tiga personel Polres Mimika dilaporkan terluka akibat terkena anak panah saat berupaya merespons laporan masyarakat di Jalan Kesehatan, Lorong Meo.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan peristiwa itu bermula saat personel Polsek Mimika Baru menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang warga di Lorong Meo.

Upaya penanganan awal diperkuat oleh Tim Opsnal Polres Mimika yang tiba di lokasi pada pukul 22.50 WIT. Namun, kehadiran aparat justru disambut perlawanan anarkis oleh sekelompok massa.

“Saat melaksanakan tugas, personel di lokasi mendapat perlawanan dari sekelompok masyarakat berupa lemparan batu dan serangan menggunakan anak panah,” ujar Iptu Hempy pada Minggu (1/3/2026).

Baca Juga :  Pendulang Emas di Mile 40 Mimika Diduga Dirampok OTK

Patroli Gabungan yang datang memberikan bantuan pun tak luput dari serangan. Guna membubarkan massa yang semakin agresif dan mengendalikan situasi, aparat terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan flashball.

Dalam bentrokan tersebut, tiga anggota Polri menjadi korban serangan senjata tajam jenis panah. Mereka adalah Aipda MA dari Sat Samapta, Bripda WM dari Sie Propam, dan Bripda YS dari Sat Samapta.

Aipda MA mengalami luka pada jari tengah tangan kanan, Bripda WM mengalami luka pada paha kanan dan siku tangan kanan, dan Bripda YS mengalami luka pada kaki kiri bagian depan.

Ketiga korban telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika. Hingga berita ini diturunkan, ketiganya dilaporkan dalam kondisi sadar dan tengah mendapatkan perawatan medis intensif.

Baca Juga :  Perahu Muat Tujuh Orang Tenggelam di Asmat, 1 Belum Ditemukan

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, yang turun langsung ke lokasi bersama jajaran PJU dan Brimob Yon B, menginstruksikan personel untuk menarik diri sementara guna menghindari eskalasi massa yang lebih luas.

Saat ini, seluruh personel telah disiagakan di Mako Polres Mimika, Jalan Cenderawasih.

Iptu Hempy menegaskan bahwa tindakan yang diambil di lapangan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur(SOP) demi melindungi nyawa anggota dan warga sekitar.

Saat ini, polisi sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku penyerangan. Penegakan pun hukum akan dilakukan secara tegas.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Emas Tutup, Pendulang Kembali Blokade Jalan di Timika
Wanita Paruh Baya Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Mimika
Penyerangan di Pos PT Kristalin Nabire: 2 Tewas Dibakar dan Senjata Dirampas
Ricuh di Leo Mamiri Timika, Gas Air Mata Bubarkan Massa Penjual Emas
Wanita Penjual Pinang Ditikam OTK di Yahukimo
Seorang Balita Tewas Tenggelam di Sungai Ewer Kabupaten Asmat
Kesalahpahaman Transaksi Emas Picu Ketegangan dan Pembakaran Ban di Mimika
Pria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri oleh Sang Istri

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:55 WIT

Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah saat Respon Kasus Penganiayaan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:29 WIT

Toko Emas Tutup, Pendulang Kembali Blokade Jalan di Timika

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:38 WIT

Wanita Paruh Baya Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Mimika

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:36 WIT

Penyerangan di Pos PT Kristalin Nabire: 2 Tewas Dibakar dan Senjata Dirampas

Senin, 23 Februari 2026 - 22:55 WIT

Ricuh di Leo Mamiri Timika, Gas Air Mata Bubarkan Massa Penjual Emas

Berita Terbaru

Kader HMI Cabang Biak membagikan takjil kepada pengendara di sejumlah ruas jalan Biak, Papua, Minggu, 1 Maret 2026

Organisasi

Puluhan Kader HMI Cabang Biak Turun ke Jalan, Bagikan Takjil

Minggu, 1 Mar 2026 - 22:32 WIT

Para pendulang emas tradisional memblokade jalan di pertigaan PIN Seluler, yang menjadi pertemuan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Leo Mamiri, Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (28/2/2026) malam. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Peristiwa

Toko Emas Tutup, Pendulang Kembali Blokade Jalan di Timika

Sabtu, 28 Feb 2026 - 21:29 WIT