Bupati Mimika Pastikan Alat Berat Segera Ditarik dari Kapiraya, Upaya Redam Ketegangan

Ahmad

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Istimewa)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob memastikan alat berat yang berada di wilayah Kapiraya akan segera dikeluarkan sebagai langkah konkret menjaga stabilitas keamanan dan meredam konflik di kawasan tersebut.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat ditemui wartawan, Jumat (27/2/2026) malam, di Mako Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, usai melakukan peninjauan langsung ke Kapiraya dan Kilometer 1 bersama Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini.

Peninjauan dilakukan untuk memantau situasi keamanan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut mendampingi dalam kunjungan itu, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman; Danyon B Pelopor, Kompol Umbu Sairo; serta Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Mimika, Alfasiah.

Baca Juga :  Razia di Lapas Kelas IIB Timika, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang

Rombongan bertolak dari Helipad Bandara Mozes Kilangin Timika dan terlebih dahulu melakukan pemantauan udara guna melihat kondisi geografis serta situasi terkini di Kapiraya.

Setelah itu, rombongan mendarat di Kampung Kapiraya dan melanjutkan perjalanan ke area pelabuhan Kilometer 1.

Di lokasi tersebut, Bupati dan Kapolda bertemu langsung dengan masyarakat Suku Kamoro dari lima kampung yang telah menunggu kedatangan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan agar pemerintah hadir secara nyata dalam penyelesaian persoalan yang mereka hadapi.

“Mereka sudah curhat-curhatlah kepada kami. Intinya bahwa mereka ingin pemerintah hadir. Dan saya sudah sampaikan bahwa semua apa yang kamu (masyarakat Kamoro) sampaikan, semua persoalan-persoalan yang sudah kita dengar ini semua dari kamu, nanti kamu sampaikan kepada tim,” jelas Bupati John.

Baca Juga :  Kronologi Gugurnya Anggota Polres Puncak Jaya Ditembak KKB

Johannes menjelaskan, sesuai hasil rapat yang digelar di Hotel Grand Tembaga, tim teknis dijadwalkan turun langsung ke lapangan pada Sabtu (28/2/2026) untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di Kapiraya.

Ia menegaskan, peninjauan udara bersama Kapolda juga dilakukan untuk memastikan koordinasi teknis terkait penarikan alat-alat berat dari lokasi tersebut.

Selain itu, Bupati mengakui terdapat sejumlah poin aspirasi yang bersifat internal dan membutuhkan pembahasan lebih lanjut di tingkat Pemerintah Provinsi sebelum dipublikasikan secara luas.

Kunjungan ini diharapkan mampu mendinginkan situasi serta menjadi langkah awal penyelesaian konflik maupun kendala pembangunan yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Mimika tersebut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:15 WIT

Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terbaru

Tim Inafis Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah pria bersimbah darah di Jalan Cenderawasih, SP 2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:08 WIT