MIMIKA – Papua kembali menegaskan diri sebagai lumbung talenta sepak bola nasional. Tiga pemain muda binaan Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua resmi dipanggil memperkuat Tim Nasional Indonesia U-17 dalam persiapan menuju AFC U-17 Asian Cup 2027.
Ketiga pemain tersebut yakni Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri, dan Dolvi Theofilus Salossa. Mereka merupakan pesepak bola kelahiran 2010 yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) sekaligus rangkaian agenda kompetitif Garuda Muda mulai 6 April hingga 31 Mei 2026.
Pemanggilan ini menjadi indikator kuat keberhasilan sistem pembinaan usia dini yang diterapkan PFA di Mimika. Pelatih Kepala PFA, Coach Ardiles Rumbiak, menilai ketiganya menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi teknik, taktik, maupun kesiapan fisik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengalaman mereka dalam program latihan standar tinggi, termasuk paparan atmosfer sepak bola Eropa, menjadi nilai tambah yang mempercepat kematangan mereka. Pemanggilan ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Tim Nasional,” ujar Ardiles dalam keterangan kepada media ini, Selasa (7/4/2026).
Selain mengikuti TC Timnas, ketiganya juga akan diasah melalui kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 musim 2025/2026 bersama tim Garuda United. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan jam terbang sekaligus penguatan mental bertanding di level kompetitif.
Direktur & Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI), Claus Wamafma, menyebut capaian ini sebagai bukti konkret efektivitas program pembinaan yang dijalankan.
“Terpanggilnya ketiga talenta ini membuktikan bahwa anak-anak Papua yang ditempa di PFA memiliki skill yang mampu bersaing di level nasional. Mereka dibentuk dengan karakter dan mental unggul sejak dini,” ungkap Claus.
Ia menambahkan, kehadiran PFA yang diinisiasi PTFI bertujuan membuka ruang lebih luas bagi talenta lokal untuk menembus level persaingan yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan masyarakat kini diharapkan terus mengalir bagi Stenly, Yance, dan Dolvi saat mengemban tugas bersama Timnas. Kehadiran mereka tak hanya membawa harapan dari Papua, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Indonesia mengamankan tiket menuju putaran final Piala Asia U-17 2027.


























