Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi

Kevin Kurni

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRK Mimika, Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Sejumlah massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRK Mimika, Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Sejumlah mahasiswa, pelajar, dan masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Papua Kabupaten Mimika menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRK Mimika, Selasa (7/4/2026).

Aksi itu menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari evaluasi kebijakan hingga tuntutan terkait masa depan Papua.

Massa memulai aksi dari titik kumpul di Lapangan Timika Indah dan Pasar SP2, kemudian bergerak menuju kantor DPRK Mimika sambil membawa berbagai tuntutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, perwakilan massa, Onan Kobogau, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat Papua terhadap kebijakan yang dinilai belum berdampak signifikan bagi kesejahteraan.

Baca Juga :  Komnas HAM Usul Pemerintah Tetapkan Status Bencana Sosial di Papua

“Aksi ini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Papua terkait berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat Papua,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan strategis, di antaranya meminta pengembalian pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) ke Pemerintah Pusat, pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP), hingga penutupan PT Freeport Indonesia.

Selain itu, mereka juga menuntut pengembalian hak-hak masyarakat adat serta penghentian investasi yang dinilai berdampak negatif bagi masyarakat Papua.

Tidak hanya itu, massa turut menyuarakan aspirasi terkait hak menentukan nasib sendiri bagi Orang Asli Papua sebagai bagian dari tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pelaku Begal di Mile 21 Timika dalam Kejaran Polisi

Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti dan mengawal tuntutan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami akan melanjutkan ke tingkat lebih tinggi ataupun DPR RI dan kami akan terus mengawal supaya hal-hal ini tidak terus berjalan, dan tidak meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Selama aksi berlangsung, aparat keamanan melakukan pengawalan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Hingga aksi berakhir, situasi tetap kondusif tanpa insiden yang mengganggu jalannya demonstrasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport
Peringati 4 Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Korban: Jangan Beri Remisi Pelaku!
Komunitas Ojol Jayapura Nyatakan Dukungan terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Sambangi DPRK, Amungsa Foundation dan UNICEF Dorong Perda Malaria di Mimika

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:38 WIT

Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:55 WIT

Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:31 WIT

LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT