Tinjau Sekolah Sentra Pendidikan, Plt Bupati Mimika Bakal Benahi Hal-hal Ini untuk Perbaikan Kualitas

Selasa, 17 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat diwawancarai seusai meninjau asrama Sekolah Sentra Pendidikan di Jalan Poros SP5, Kelurahan Timika Kaya, Distrik Mimika Baru, Senin (16/1/2023). (Foto:GaleriPapua.com)

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat diwawancarai seusai meninjau asrama Sekolah Sentra Pendidikan di Jalan Poros SP5, Kelurahan Timika Kaya, Distrik Mimika Baru, Senin (16/1/2023). (Foto:GaleriPapua.com)

MIMIKA – Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, melakukan kunjungan ke Sekolah Sentra Pendidikan di Jalan Poros SP5, Kelurahan Timika Kaya, Distrik Mimika Baru, Senin (16/1/2023).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah apel gabungan pembukaan pembelajaran sekolah berpola asrama SD, SMP, SMA Sentra Pendidikan dan pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan belajar mengajar dari 50 persen menjadi 100 persen di pelataran Kantor Dinas Pendidikan Mimika.

Dalam kunjungan itu, Plt Bupati meninjau seluruh fasilitas di setiap asrama. Mulai dari asrama SD, SMP, hingga asrama SMA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, ditemukan berbagai fasilitas sarana prasarana yang tidak berfungsi dan juga rusak, seperti fasilitas kamar makan yang mana meja kursinya dinilai kurang layak serta penyaluran air bersih dan listrik yang belum memadai.

Persoalan itu, menurut Plt Bupati, disebabkan oleh kurangnya perhatian dari dinas-dinas terkait untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut.

“Karena Kurang perhatian. Seharusnya kita punya fokus pada tujuan untuk bagaimana Sentra Pendidikan ini kita buat menjadi sesuatu,” ujarnya saat diwawancarai sesuai melakukan peninjauan.

Baca Juga :  Pilot Susi Air Kapten Philip Minta Obat Asma dan Buku Bahasa Inggris

“Saya punya rencana kalau bisa kita buat sekolah ini jadi ikon. Baik untuk kualitas guru, kualitas siswa serta tata cara pembelajaran dan juga kompleksnya sendiri terkait infrastruktur,” imbuhnya.

Sebagai langkah pembenahan, kata Plt Bupati, pertama-tama harus dilakukan perbaikan pada manajemen. Menurutnya, manajemen mesti diubah agar tidak tumpang tindih.

“Ini kan tergabung sekarang antara manajemen sekolah dan asrama. Saya kira kita harus ubah. Saya kira itu yang harus kita perhatikan dan serius, sarana infrastruktur seperti air, listrik, jalan, pagar dan, sebagainya. Intinya kita harus bekerja dengan baik supaya anak-anak juga bisa betah,” tandasnya.

Dikatakan lebih lanjut bahwa persoalan ini tentunya membutuhkan kerja sama dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Butuh keseriusan, butuh tanggung jawab, dan ini bukan hanya tugasnya Dinas Pendidikan tapi juga di organisasi perangkat daerah lainnya. Tidak bisa Dinas Pendidikan kerja sendiri, ini harus kita kolaborasi baru bisa. Kalau kita jalan sendiri-sendiri ya kita cape juga,” jelasnya.

Baca Juga :  Lapas Timika Fasilitasi Warga Binaan Ikut Sekolah Paket

Dia juga menekankan agar sekolah berpola asrama harus benar-benar dibuat sebagaimana mestinya dengan pola asrama.

“Kita harus betul-betul bikin seperti pola asrama. Harus detail, tidak bisa setengah-setengah. Begitu juga guru-guru pendidik harus betul-betul serius dalam menangani anak-anak di sini. Apa lagi anak-anak ini adalah putra daerah semua,” tegasnya.

Di samping itu, Plt Bupati pun berencana mengembalikan sistem seleksi bagi para siswa-siswi yang ingin masuk ke Sekolah Sentra Pendidikan.

“Kita mungkin akan kembali seperti dulu, dengan memberlakukan sistem seleksi untuk masuk di sini. Jadi anak-anak yang pintar-pintar di pedalaman yang harusnya masuk di sini. Harus diseleksi,” katanya.

“Yang ada saat ini kan tidak dilakukan begitu, siapa saja yang mau masuk suka-suka. Jadi nanti mereka yang masuk di sini yaitu mereka yang sudah benar-benar terseleksi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota
Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor
Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi
Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026
Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:08 WIT

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:57 WIT

Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:32 WIT

Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIT

Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:43 WIT

Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Timika, Kabupaten Mimika, Minggu (22/3/2026) pagi. (Foto: Humas Polres Mimika)

Peristiwa

Ngebut Subuh Hari, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pagar di Mimika

Minggu, 22 Mar 2026 - 13:32 WIT