TNI Diserang OPM di Paniai, Kapendam: Tak Ada Korban Jiwa

Endy Langobelen

Kamis, 2 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

i

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

PANIAI – Aparat keamanan dari TNI Satgas Yonif 527/BY diserang pasukan TPNPB-OPM di Kampung Bibida, Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (1/5/2024).

Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan dalam keterangan tertulisnya yang dikirim via WhatsApp, Kamis (2/5/2024).

Letkol Candra menjelaskan, penyerangan dilakukan sekitar pukul 12.00 siang saat aparat TNI Satgas Yonif 527/BY melakukan patroli dalam rangka melindungi masyarakat dan mencegah gangguan keamanan dari OPM.

Baca Juga :  Modus Beli Rokok, OTK Tembak Pedagang di Puncak Jaya

Kejadian ini bermula saat mobil Patroli kewilayahan dari Satgas Yonif 527/BY melintas di pertigaan Kampung Bibida.

“Kemudian, secara tiba-tiba, ditembak oleh gerombolan OPM sehingga Prajurit TNI melakukan balasan tembakan ke arah OPM tersebut,” jelas Kapendam.

Dari penyerangan itu, kata Candra, tidak ada korban jiwa dari prajurit TNI Satgas Yonif 527/BY.

Lebih lanjut, usai diserang, aparat TNI langsung melakukan pengejaran terhadap gerombolan OPM.

Baca Juga :  Perusahaan dan Pemerintah Tak Lakukan Restorasi Lahan Gambut di Papua Barat

Dari hasil pengejaran tersebut, aparat berhasil menangkap satu orang warga sipil yang bersembunyi di semak-semak.

“Satu warga sipil yang berhasil ditangkap telah diserahkan dan diamankan di Mapolres Paniai untuk dimintai keterangan,” terang Kapendam.

Aparat keamanan TNI dan Polres Paniai terus melakukan koordinasi atas kejadian tersebut.

Sedangkan saat ini, situasi kembali kondusif dan masyarakat melakukan aktivitas seperti biasa.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT