Uang Tunai dan Puluhan Alat Berat Disita Terkait Dugaan Korupsi Proyek Aerosport Mimika

Endy Langobelen

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Papua menyita sejumlah kendaraan dan alat berat terkait kasus dugaan korupsi proyek aerosport Mimika. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video)

i

Kejati Papua menyita sejumlah kendaraan dan alat berat terkait kasus dugaan korupsi proyek aerosport Mimika. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video)

JAYAPURA — Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua melakukan penyitaan besar-besaran terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan sarana dan prasarana aerosport di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Proyek yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Mimika ini bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2021 dengan nilai kontrak mencapai Rp79 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua, Nixon Mahuse, dalam keteranganny di Kantor Kejati Papua, Kamis (19/6/2025), mengungkapkan bahwa penyidik telah melakukan penggeledahan selama dua hari, 16–17 Juni 2025, di tiga lokasi penting di Mimika.

“Dari hasil penggeledahan, kami menyita uang tunai sebesar Rp133.657.000, puluhan dokumen penting, serta 45 unit kendaraan dan alat berat yang nilai taksirannya mencapai puluhan miliar rupiah,” ujar Nixon.

Baca Juga :  BPBD Mimika Rencanakan Tambah 3 Pos Damkar untuk Maksimalkan Pelayanan

Penggeledahan dilakukan berdasarkan Pasal 32 KUHAP, dengan surat perintah resmi dari Kepala Kejati Papua serta izin dari Pengadilan Negeri Mimika.

Adapun lokasi yang digeledah antara lain Kantor PT Karya Mandiri Permai, di Jl. Budi Utomo No. 38, Mimika. Di lokasi ini penyidik menyita uang tunai, delapan sertifikat tanah asli, dua laptop, serta puluhan dokumen dan kunci kendaraan berat.

Kemudian Kantor Dinas PUPR Mimika, di Jl. Cenderawasih SP3, tempat penyitaan 13 bundel dokumen resmi.

Selanjutnya Camp Produksi PT Karya Mandiri Permai, di Jl. Irigasi, Nawaripi, Mimika Baru, tempat ditemukan 45 unit alat berat dan kendaraan proyek.

Dugaan korupsi mencuat setelah pemeriksaan fisik di lapangan menemukan ketidaksesuaian antara volume pekerjaan yang direncanakan dan yang terealisasi.

Baca Juga :  Diserang OPM, 1 Anggota TNI Tertembak di Pos Titigi Intan Jaya

Dari target timbunan sebanyak 222.477 meter kubik, realisasi di lapangan hanya sekitar 104.470 meter kubik.

“Selisih volume ini mengindikasikan potensi kerugian keuangan negara sekitar Rp31,3 miliar,” tegas Nixon.

Kejati Papua memastikan penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan anggaran tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional,” pungkas Nixon.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Papua telah menahan lima orang tersangka di Polda Papua selama dua puluh hari ke depan, yakni Kepala Dinas PUPR Mimika inisial DRHM, Direktur PT Karya Mandiri Permai berinisial PJK, Direktur PT Mulia Cipta Perkasa inisial RK, Pejabat Pembuat Komitmen inisial SY, serta Tenaga Ahli Perbantuan Perencanaan Konsultan dan Pengawasan berinisial AJ.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT