MIMIKA – Ilegal mining atau kegiatan penambangan tanpa izin dan persoalan tapal batas disebut menjadi penyebab masalah utama yang mengakibatkan kerusuhan di Kampung Wakia, Wumuka, dan Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kabupaten Mimika telah melakukan pertemuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mimika dalam rangka menyikapi persoalan tersebut.
“Kami (pemerintah) sudah mengadakan rapat dan mendapat masukan dari Forkopimda di Mimika untuk menyikapi masalah di sana. Intinya masalah yang terjadi di sana akibat ilegal mining dan tapal batas,” ungkap Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte, saat ditemui di Hotel Horison Diana, Rabu (11/9/2024).
Terkait persoalan tapal batas, Petrus mengatakan bahwa akan dibicarakan oleh pimpinan daerah yang mana langsung difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga bakal menekan Pemerintah Distrik Mimika Barat Tengah agar senantiasa aktif memberikan p.elayanan di wilayah kerjanya.
Pj Sekda menjelaskan bahwa Wakia merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai. Meski demikian, Wakia masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Mimika.
Sementara untuk masyarakat yang terdampak, Pemerintah Kabupaten Mimika termasuk Polres Mimika telah mengambil langkah awal dengan memberikan bantuan bahan makanan.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46










