Masih Rendah, Serapan Anggaran Pemkab Mimika Serupa Penyakit Lama Sulit Sembuh

Ahmad

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyakit serapan anggaran rendah. (Foto: Istimewa/hetanews.com)

Ilustrasi penyakit serapan anggaran rendah. (Foto: Istimewa/hetanews.com)

MIMIKA – Serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika hingga awal bulan Desember 2024 masih terbilang rendah yakni di angka 60 persen.

Rendahnya penyerapan realisasi anggaran ini sudah serupa penyakit lama yang sulit untuk disembuhkan lantaran kerap kali terjadi di akhir tahun dalam beberapa tahun terakhir.

Lantas, apa saja yang menjadi penyebab keterlambatan penyerapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, saat ditemui di Hotel Horison Diana Timika, Sabtu 14 Desember 2024 lalu, mengatakan bahwa keterlambatan serapan anggaran ini dipengaruhi banyaknya pekerjaan yang belum teradministrasi.

“Serapan kita sekarang ada di 60 persen karena ini banyak yang belum teradministrasi,” kata Valentinus

Valentinus mengatakan, saat ini Pemerintah Daerah sedang mengejar keterlambatan tersebut agar saat tutup buku tahun 2024, serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dapat mencapai angka 75 hingga 80 persen. Dengan begitu, pemerintah dapat melakukan lelang untuk pekerjaan-pekerjaan di tahun 2025.

“Jelas kita belum bisa sampai 100 persen karena keterlambatan kan. Makanya di tahun ini kita berharap di Desember ini sudah bisa memulai lelang secepatnya supaya di Januari sudah bisa berjalan semuanya,” tutup Valentinus.

Baca Juga :  Sengketa Pilkada Mimika, MK Diminta Diskualifikasi Paslon Nomor 01

Berdasarkan data, pada November 2024 lalu, serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika baru mencapai 53.43 persen.

Sementara itu, realisasi fisik anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mimika per November 2024 pun tercatat baru mencapai 71 persen.

Tanggapan Ketua DPRD Sementara Kabupaten Mimika

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sementara Kabupaten Mimika, Iwan Anwar, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Senin (16/12/2034) meminta kepada pemerintah Kabupaten Mimika khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) teknis agar bisa mencari formula yang tepat untuk persoalan ini.

Ia menekankan agar OOPD teknis terkait tidak tinggal diam dan fokus pada percepatan penyerapan anggaran.

Ia juga meminta semua OPD teknis dapat mempercepat semua proses penyerapan anggaran tersebut mengingat libur panjang sudah di depan mata, ditambah buku anggaran tahun 2024 sebentar lagi akan ditutup.

“Kita menghimbau untuk lebih menekankan agar semua persyaratan pelaksanaan dari kegiatan-kegiatan itu untuk dipercepat mengingat ini akhir tahun, takutnya terkait dengan tutup buku akhir tahun,” katanya.

Iwan Anwar menilai, masalah keterlambatan penyerapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika ini bukanlah hal baru dan sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Rolling Dinilai Langgar Aturan, ASN Non Job di Mimika Tuntut Jabatannya Kembali

Iwan bilang, OPD teknis seharusnya dapat belajar dari contoh kasus yang ada setiap tahunnya kemudian dievaluasi sehingga kinerja pemerintah khususnya dalam hal penyerapan anggaran dapat membaik.

Menurutnya, sudah sepantasnya OPD teknis harus tegas dan proaktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan ini.

“Dinas terkait jangan hanya menunggu, dia harus proaktif untuk memantau dan membangun komunikasi dengan konsultan maupun kontraktor. Jangan terlalu memberikan beban pertanggungjawaban itu kepada kontraktor, tapi kita juga harus berperan aktif,” ucap Iwan.

Iwan berharap, semua OPD teknis dapat memantau dan memperhatikan serapan anggaran yang kerap lelet itu dan membangun komunikasi dengan kontraktor maupun konsultan sebagai pihak ketiga agar segera diselesaikan.

“Dinas terkait itu turut berperan aktif untuk membantu apabila ada hal-hal yang perlu diselesaikan di area pekerjaan itu, pada prinsipnya jangan diam. Saya harap itu juga harus dipertimbangkan oleh dinas terkait dan kontraktor untuk melihat serapan anggaran itu. Kalau bisa dengan keterlambatan itu untuk bisa dioptimalkan lagi,” ucap Iwan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/