MIMIKA — Kebakaran hebat melanda kawasan Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur, Senin pagi, 4 Agustus 2025. Sebanyak 23 kios dilaporkan hangus terbakar dalam insiden yang menyebabkan kerugian materiil hingga Rp750 juta.
Jumlah kios terdampak sempat dilaporkan sebanyak 18 unit. Namun setelah pendataan ulang, aparat memastikan ada 23 kios yang hangus. Selain itu, tiga warga lokal juga tercatat terdampak langsung akibat kebakaran ini.
“Kerugian material diperkirakan sekitar Rp750.000.000 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah),” kata Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Frits Gerald Marselino Nanlohy, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasca-kebakaran, sejumlah pihak turun langsung meninjau lokasi dan kondisi para korban. Di antaranya Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Iwan Anwar dan Anggota DPRK Mimika, Dessy Putrika Rante.
“Pada intinya anggota dewan akan mendorong agar korban kebakaran ini mendapat bantuan dari Dinsos (Dinas Sosial),” ujar Iptu Frits.
Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Atthoriq, menyebut sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) terdampak peristiwa tersebut. Saat ini mereka mengungsi sementara di Polsek Pelabuhan Poumako.
“Yang terbakar 23, tapi yang terdampak ini ada 30 keluarga, mereka sementara tinggal di Polsek Pelabuhan,” kata Bakri.
Pemerintah Distrik Mimika Timur telah menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan makanan. Bakri mengatakan pihaknya juga tengah merancang penggalangan pakaian bekas bagi korban yang kehilangan seluruh harta bendanya.
“Rencananya kami juga akan melakukan penggalangan pakaian bekas untuk mereka para korban,” ucap Bakri.
Sejumlah korban diketahui turut kehilangan dokumen penting seperti KTP, KK, dan surat-surat berharga lainnya.
Pemerintah distrik telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika untuk segera melakukan perekaman ulang dokumen kependudukan korban.










