Dua Tukang Ojek Jadi Korban Penganiayaan di Deiyai, Satu Tewas

Endy Langobelen

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat mengevakuasi korban penganiayaan di di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

i

Aparat mengevakuasi korban penganiayaan di di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

DEIYAI – Dua tukang ojek di Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, menjadi korban penganiayaan brutal pada Senin (18/8/2025) siang.

Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara seorang lainnya kini dalam kondisi kritis.

Aparat menduga serangan tersebut dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Sekitar pukul 11.53 WIT, tim Sat Reskrim Polres Deiyai yang dipimpin Ipda Muhammad Dito Anugerah menemukan Agus Hariono, 46 tahun, terkapar di semak-semak belakang kantor BPJS Waghete. Korban segera dievakuasi ke RSUD Waghete.

“Kondisi saat ini kritis,” ujar Ipda Dito.

Tak lama berselang, informasi serupa datang dari kawasan Waghete II. Seorang pria bernama La Kafi sudah lebih dulu dilarikan ke rumah sakit. Saat diperiksa, ia dipastikan telah meninggal.

Baca Juga :  Aksi Pencuri Motor di Timika Berujung Nahas di Kantor Polisi

Penyelidikan awal mengarah pada keterlibatan KKB Nokai Deiyai, Kodap XXXI, yang berada di bawah komando Panglima Jhon Badii, bagian dari struktur TPNPB pimpinan Goliat Tabuni.

Aparat kini mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya tak akan membiarkan aksi semacam ini dibiarkan.

“Kami sudah turunkan tim untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Aparat tidak akan tinggal diam terhadap tindakan brutal yang mengakibatkan korban jiwa,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Mimika Baru Serahkan Dua Tersangka Curas di Jalan Yos Sudarso ke Kejaksaan

Faizal menambahkan, proses penyelidikan terus berjalan. Ia memastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, meminta peran serta masyarakat dalam membantu aparat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Jika mengetahui informasi terkait keberadaan kelompok bersenjata, segera laporkan kepada aparat keamanan,” ujarnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif serangan dan melacak keberadaan para pelaku. Aparat menegaskan komitmen mereka menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT