TPNPB-OPM Bakar Sekolah dan Puskesmas di Pegunungan Bintang

Endy Langobelen

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu bangunan dibakar oleh TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Salah satu bangunan dibakar oleh TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

PEGUNUNGAN BINTANG – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XV Ngalum Kupel mengklaim telah membakar bangunan sekolah dan puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (27/9/2025)

Dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, disebutkan bahwa pembakaran tu dilakukan lantaran bangunan-bangunan itu telah digunakan sebagai markas militer Indonesia.

Adapun yang memimpin aksi pembakaran tersebut adalah Panglima TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel, Brigjen Lamek Alipky Taplo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Panglima TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel, Brigjend Lamek Alipky Taplo, dari medan perang di Kiwirok bahwa kami telah melakukan pembakaran terhadap puskesmas dan sekolah yang selama ini dibangun oleh aparat dan dijadikan sebagai markas militer Indonesia,” ujar Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Baca Juga :  Polisi Kembali Amankan Ratusan Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Timika

Mereka juga mengklaim bahwa sejak 25 hingga 27 September 2025, pasukan TPNPB telah menembak sebanyak lima anggota militer Indonesia dan kini mereka telah menguasai markas militer di wilayah Kiwirok.

“Penyerangan sejak 25–27 September 2025 yang dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel berhasil tembak lima orang aparat militer Indonesia, membakar sekolah dan puskesmas yang dijadikan pos militer Indonesia serta mengepung Pos TNI,” kata Brigjend Lamek Alipky Taplo dalam laporannya.

“Kami TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel siap bertanggung jawab dan pertempuran akan terus berlanjut demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua dari jajahan kolonialisme Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, melalui Sebby Sambom, TPNPB memperingatkan pemerintah Indonesia untuk tidak melancarkan serangan balasan yang menyasar warga sipil di wilayah Kiwirok.

Baca Juga :  Bawa Jenazah ke Polres Mimika, Keluarga Dua Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI Agus Subianto, dan Pangdam XVII Cenderawasih serta Pangkogapwilhan III untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap warga sipil di Kiwirok. Jika balas serangan, silakan ke Markas TPNPB langsung dan hentikan penggunaan warga sipil sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia dalam medan perang,” tegas Sebby Sambom.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI atau Pangdam XVII/Cenderawasih terkait klaim TPNPB tersebut.

Untuk diketahui, serangan bersenjata di Distrik Kiwirok sendiri bukan kali pertama terjadi. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini itu kerap menjadi lokasi bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT