Polres Mimika Rapat Koordinasi Tangani Konflik Kwamki Narama

Ahmad

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Resor (Polres) Mimika menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempercepat penanganan konflik antar kelompok keluarga yang kembali memanas di Distrik Kwamki Narama.

Kepolisian Resor (Polres) Mimika menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempercepat penanganan konflik antar kelompok keluarga yang kembali memanas di Distrik Kwamki Narama.

MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempercepat penanganan konflik antar kelompok keluarga yang kembali memanas di Distrik Kwamki Narama.

Rapat berlangsung pada Selasa (18/11/2025), di Mako Polres Mimika, Mile 32, Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, dan dihadiri sekitar 15 perwakilan Forkopimda.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengatakan rapat tersebut difokuskan pada pemetaan situasi serta langkah cepat untuk meredam eskalasi konflik yang telah menelan banyak korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hempy, Kapolres menegaskan bahwa pertikaian di Kwamki Narama bukan merupakan konflik antar suku, melainkan persoalan antar keluarga yang meluas.

Hingga saat ini, lebih dari 40 orang menjadi korban dan satu di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga :  Education Fair, YPJ Mudahkan Murid Memilih Sekolah Lanjutan Unggulan

Kapolres meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera mendirikan tiga pos pengamanan semi permanen dalam dua hari ke depan.

“Pos ini akan ditempati personel gabungan untuk memonitor pergerakan kelompok dan mencegah eskalasi, serta dalam proses pengaman nantinya agar dapat dibantu oleh Kodim 1710/Mimika dan Satpol PP Kab. Mimika,” ungkap Hempy mengutip pernyataan Kapolres.

Dukungan juga diminta dari Kejaksaan dan Pengadilan terkait penerapan pasal terhadap para pelaku tindak kekerasan.

Di sisi lain, Kapolda Papua Tengah merekomendasikan agar proses hukum nantinya dilakukan di luar Kota Timika demi menjaga stabilitas keamanan.

Kasubid Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Mimika, Fiser Wiliam Monim, menyatakan komitmen untuk mendukung penegakan hukum.

Ia menilai pendirian pos pengamanan penting untuk mencegah konflik meluas dan memastikan keamanan masyarakat.

Kepala Distrik Kwamki Narama, Naftali Edwin Hanuaebu, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa wilayahnya tidak boleh menjadi arena konflik yang dibawa dari luar. Ia juga mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk mengatur hal tersebut.

Baca Juga :  Bunker Sopi di Bawah Lantai Rumah Warga Mimika Terbongkar

Sementara itu, Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, menyoroti adanya kepentingan tertentu yang memanfaatkan situasi konflik untuk agenda jangka panjang, termasuk menjelang pemilihan DPRK. Ia menegaskan perlunya langkah tegas tanpa kompromi.

“Ia menegaskan bahwa bantuan dana tidak boleh diberikan kepada kelompok yang menjadikan konflik sebagai kebiasaan,” jelas Hempy.

Perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, DPRK Mimika, dan Danlanal Timika sepakat mendukung percepatan penyelesaian konflik serta membuka opsi penanganan perkara di luar Timika.

Asisten II Pemda Mimika, Frans Kambu, memastikan permintaan pendirian pos pengamanan akan segera dibahas bersama Badan Kesbangpol untuk percepatan tindak lanjut.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT