Di Usia ke-29, Pemkab Mimika Mantapkan Langkah Menuju Smart City

Ahmad

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mendampingi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa beserta sejumlah tamu penting lainnya dalam prosesi pemotongan tumpeng. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mendampingi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa beserta sejumlah tamu penting lainnya dalam prosesi pemotongan tumpeng. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Memasuki usia ke-29 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi menuju kota cerdas atau Smart City.

Peringatan hari jadi Mimika tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi Sebagai Fondasi Utama Menuju Mimika Smart City.”

Tema tersebut menggambarkan ambisi besar Pemkab Mimika untuk mengoptimalkan sistem pemerintahan yang transparan, efisien, berintegritas, dan inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor pelayanan publik.

“Kita ingin agar seluruh pelayanan publik di Kabupaten Mimika menjadi mudah, cepat, transparan, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, baik yang tinggal di pusat kota, ke pesisir, maupun wilayah pedalaman, dan pelayanan-pelayanan di Mimika kita harapkan semua gratis,“ ungkap Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Menurut Johannes, berbagai inisiatif strategis telah disiapkan guna mewujudkan transformasi digital di Mimika. Salah satunya melalui penerapan sistem informasi online untuk pelayanan administrasi publik, seperti perizinan terpadu, administrasi kependudukan, dan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Kunker ke Mimika, Komisi II DPR RI Evaluasi Daerah Otonomi Baru Papua Tengah

Selain itu, Pemkab juga terus memperkuat penerapan E-Government dan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tak hanya itu, pengembangan Mimika Command Center (MCC) dan Mimika Center akan dimaksimalkan sebagai pusat kendali data dan informasi terpadu untuk mempercepat respon pelayanan kepada masyarakat.

“Dan pemerintah melalui OPD-OPD langsung harus menindaklanjuti. Apabila masih tanda merah dalam lima hari berarti OPD-nya tidak tindak lanjuti. Dan Bupati dan Wakil tinggal lihat di HP,“ katanya menegaskan sistem pengawasan digital yang kini mulai diterapkan.

Dorong ASN Lebih Profesional dan Melayani

Selain transformasi digital, reformasi birokrasi juga menjadi fokus utama pemerintah daerah. Bupati Mimika menegaskan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki komitmen untuk bekerja secara profesional, adaptif, bersih, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Baca Juga :  Capaian Realisasi Pajak di Mimika per Mei 2025 Menurut Data Bapenda

“Saat ini bukan sekedar program, tetapi kita berusaha untuk memberikan komitmen nyata untuk menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat,” tegas Johannes.

Ia menambahkan, keberhasilan menuju Smart City tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah semata. Diperlukan kerja sama dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Transformasi menuju Smart City ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, namun membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Karena itu, momentum peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika diharapkan dapat menjadi titik tolak untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk terus menjaga kedamaian, mempererat persatuan, menumbuhkan toleransi, serta menjadi agen perubahan menuju Mimika yang lebih maju dan berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini
Bupati Mimika Angkat Bicara Soal Sengketa Tanah Berujung Palang Sekolah
Pemkab Puncak Dorong Perdasus Konflik Adat, Upaya Perkuat Perdamaian Berbasis Kearifan Lokal Papua
Pemkab Puncak–Mimika Fasilitasi Perdamaian Konflik Kwamki Narama, Senin Prosesi Adat
Ritual Pembakaran Jenazah Jori Murib di Mimika Diambil Alih Pemkab Puncak
Target Tak Tercapai, Serapan Anggaran Mimika 2025 di Bawah 80 Persen
Konflik Kwamki Narama Berlarut, Bupati Mimika Tegaskan Hukum Positif Tak Boleh Kalah

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:02 WIT

Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:49 WIT

Bupati Mimika Angkat Bicara Soal Sengketa Tanah Berujung Palang Sekolah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:25 WIT

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Konflik Adat, Upaya Perkuat Perdamaian Berbasis Kearifan Lokal Papua

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:01 WIT

Pemkab Puncak–Mimika Fasilitasi Perdamaian Konflik Kwamki Narama, Senin Prosesi Adat

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:40 WIT

Ritual Pembakaran Jenazah Jori Murib di Mimika Diambil Alih Pemkab Puncak

Berita Terbaru

Tiga eks anggota TPNPB-OPM yakni Kataw Kulua (26 tahun), Yaikinus Murib (23 tahun), dan Lois Murib (28 tahun), berikrar setia kepada NKRI.(Foto: Istimewa/Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya)

Hukrim

Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI

Senin, 19 Jan 2026 - 20:04 WIT