Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Ahmad

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika yang merupakan fasilitas kesehatan tipe C yang tercatat telah memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, tak hanya masyarakat Mimika namun juga dari beberapa kabupaten tetangga lainnya.

Dalam bingkai sejarah, peletakan batu pertama pada tahun 2005, tiga tahun berselang bangunan megah pun berdiri dan diresmikan, menandai era baru pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika.

Namun, untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan, fasilitas saja tidaklah cukup, perlu adanya klasifikasi yang menunjukkan tingkat kemampuan dan fasilitas yang tersedia di rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Indonesia sendiri, golongan rumah sakit ini terbagi dalam empat tipe. Yakni tipe A, tipe B, tipe C dan tipe D.

Untuk RSUD tipe A merupakan rumah sakit yang memiliki fasilitas dan kemampuan yang lengkap, termasuk pelayanan spesialis dan subspesialis.

Rumah sakit ini biasanya memiliki kemampuan untuk menangani kasus-kasus yang kompleks dan memiliki fasilitas yang lengkap, seperti ICU, operasi, dan radiologi.

Baca Juga :  Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan

Kemudian, RSUD tipe B merupakan rumah sakit yang memiliki fasilitas dan kemampuan yang lebih terbatas dibandingkan dengan RSUD Tipe A, tetapi masih dapat menangani kasus-kasus yang lebih kompleks.

Rumah sakit ini biasanya memiliki kemampuan untuk menangani kasus-kasus yang memerlukan pelayanan spesialis, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk menangani kasus-kasus yang sangat kompleks.

RSUD tipe C adalah rumah sakit yang memiliki fasilitas dan kemampuan yang lebih dasar, dan biasanya hanya menangani kasus-kasus yang sederhana.

Rumah sakit ini biasanya memiliki kemampuan untuk menangani kasus-kasus yang tidak memerlukan pelayanan spesialis.

Sedangkan, untuk RSUD tipe D adalah rumah sakit yang memiliki fasilitas dan kemampuan yang sangat terbatas, dan biasanya hanya menangani kasus-kasus yang sangat sederhana.

Empat kualifikasi ini digunakan untuk menentukan kemampuan dan fasilitas yang tersedia di rumah sakit, sehingga pasien dapat memilih rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Meski sudah dapat melayani kasus-kasus yang lebih kompleks, RSUD Mimika sendiri saat ini masih tercatat sebagai RSUD tipe C.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Perkuat Pendampingan Lansia, 94 Nakes dan Kader Ikut Workshop Tujuh Dimensi

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu menjelaskan bahwa upaya peningkatan tipe dari tipe C ke Tipe B sendiri telah diprogramkan sejak tahun 2022 lalu.

Namun, hal ini terkendala adanya Daerah Otonomi Baru (DOB) di tanah Papua. Kabupaten Mimika pun harus angkat kaki dari Provinsi Papua dan bergabung dengan 7 kabupaten lainnya di provinsi baru, yaitu Papua Tengah.

“Sebenarnya sudah kami mulai programkan itu di 2022, namun karena adanya DOB kita pisah dari Papua sehingga program itu kami mulai lagi ini,” tutur Antonius.

“Karena, prosesnya itu kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi (Papua Tengah), nanti Dinas Kesehatan provinsi yang memberikan arahan, selanjutnya akan melibatkan pihak-pihak terkait, salah satunya Kementerian Kesehatan,” sambungnya.

Menindaklanjuti rencana tersebut, akhir tahun ini pihaknya akan menyiapkan komponen-komponen untuk menuju persiapan peningkatan kelas dari tipe C ke tipe B.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian
Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pelatihan Nakes Guna Perkuat Layanan Posyandu

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:46 WIT

Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT