3 Warga Tewas Tertembak di Puncak Jaya, Masyarakat Geram Bakar Sejumlah Kendaraan

Endy Langobelen

Rabu, 17 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api melahap sejumlah kendaraan yang berada di depan RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (17/7/2024). (Foto: Istimewa)

i

Api melahap sejumlah kendaraan yang berada di depan RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (17/7/2024). (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA – Tiga orang warga dikabarkan tewas tertembak di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (16/7/2024) malam.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, ketiga korban tersebut merupakan orang asli Papua (OAP). Mereka tertembak pada saat aparat keamanan melakukan upaya penindakan terhadap anggota OPM di Kios Mutiara Hitam, Kampung Karubate, sekitar pukul 20.12 WIT.

Ketiga korban dilaporkan berinisial YW, SW, dan DW. Ketiganya pun langsung dibawa ke RSUD Mulia usai penindakan tersebut.

Baca Juga :  Penyerapan Anggaran Rendah, Bupati Omaleng Lakukan Monev Program Semua OPD

Akibat dari peristiwa itu, pada Rabu (17/7/2024) pagi, rombongan masyarakat mendatangi RSUD Mulia. Masyarakat sempat bertemu dengan pihak Pemerintah Daerah maupun aparat TNI-Polri untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban atas kejadian itu.

Informasi lain menyebut, masyarakat menuntut aparat untuk harus membayar Rp1 miliar kepada masing-masing korban. Namun, karena terjadi perdebatan, alhasil situasi semakin memanas dan terjadilah kericuhan.

Sejumlah kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, dibakar oleh masyarakat. Hingga berita ini dinaikan, masyarakat masih melakukan aksi di sekitar RSUD Mulia.

Baca Juga :  Baku Tembak di Yahukimo: OPM Sebut 1 Anggotanya Terluka, Klaim 3 TNI Tewas

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombespol. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi mengatakan belum mendapat informasi soal peristiwa penembakan ini.

“Saya masih belum dapat info itu bang,” jawabnya singkat via pesan WhatsApp.

Galeripapua.com juga telah mengonfirmasi hal ini kepada Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Namun, hingga saat ini, belum juga dijawab.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT