Aparat Kembali Temukan 6 Jenazah Pembantaian KKB di Kali I Yahukimo

Endy Langobelen

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan saat mengevakuasi korban pembantaian KKB di Kali I Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

i

Aparat gabungan saat mengevakuasi korban pembantaian KKB di Kali I Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

YAHUKIMO – Aparat gabungan TNI-Polri kembali melakukan penyisiran dan pencarian terhadap korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kali I Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Jumat (27/10/2023) diri hari.

Kegiatan pencarian jenasah korban KKB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, dan Komandan Kodim 1715 Yahukimo, Letkol inf Tommy Yudistyo.

Kapolres Heru menyatakan bahwa pencarian dilakukan setelah pihaknya mendapatkan kabar dari sejumlah warga yang keluarganya belum ditemukan.

“Kami memperoleh informasi bahwa ada warga yang mencari keluarganya yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” ujar Heru dalam siaran pers yang dikeluarkan Satgas Humas Damai Cartenz 2023.

Heru menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dalam waktu dua hari sejak Kamis (26/10/2023) kemarin.

Baca Juga :  Cegah Abrasi, Pemkab Mimika Bangun Sea Wall di Kampung Atuka

“Pencarian dan penyisiran intensif kami lakukan mulai kamis (26/10/2023) sore dengan melibatkan 21 personel gabungan TNI-Polri dari Satgas Ops Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Kodim 1715 Yahukimo,” ungkap Kapolres Heru.

“Pada hari Jumat pukul 04.45 WIT sampai pukul 08.59 WIT kami lakukan scaning dan pencarian,” imbuhnya.

Dalam pencarian tersebut, ditemukan lagi sebanyak enam jenazah di sekitat lokasi Kali I.

“Kami berhasil menemukan 6 jenasah lagi di Kali I. Namun, lokasinya memang agak jauh dari lokasi awal penemuan mayat yang pertama dulu (16/10/2023),” jelas Heru.

Dengan ditemukan enam jenazah tersebut maka total jumlah korban meninggal duni yang telah ditemukan sebanyak 13 orang.

Baca Juga :  Didukung 7 Partai, Namia Gwijangge dan Obed Disambut Meriah Masyarakat di Nduga

Sementara Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyampaikan bahwa saat ini keenam jenasah korban telah dievakuasi ke RSUD Dekai Yahukimo.

“Saat ini, keenam jenasah telah dievakuasi ke RSUD Dekai Yahukimo untuk proses visum dan identifikasi terhadap para korban. Setelah proses identifikasi, baru kita bisa menyampaikan identitas dari keenam korban tersebut,” tutur Bayu.

Bayu juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyisiran dan pencarian di sekitar TKP masih akan kita lanjutkan sampai kami yakin bahwa sudah tidak ada lagi korban di TKP,” pungkas Bayu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT