Apresiasi Personel TNI di Mimika, KSAD: Jangan Lengah di Medan Tugas

Ahmad

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Momen kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengapresiasi Satgas Koops TNI Habema dan personel Yonif 754/ENK dalam melaksanakan tugasnya.

Hal itu disampaikan Jenderal TNI Maruli saat mengunjungi Yonif 754/ENK untuk meninjau Marseling Area Yonif 754/ENK, Selasa (12/12/2024) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal TNI Maruli menyempatkan waktu untuk bertatap muka dengan 250 prajurit TNI AD di Kabupaten Mimika dan memberikan pengarahan kepada Satgas Koops TNI Habema serta Personel Yonif 754/ENK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenderal TNI Maruli mengatakan kedatangannya di Yonif 754/ENK untuk melihat apa saja yang menjadi kekurangan personel di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Update Kasus Penganiayaan Korban Salah Tangkap di Mimika

Jenderal TNI Maruli menilai terjadi perkembangan yang sangat pesat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dalam beberapa waktu terakhir.

Peningkatan ini membuatnya merasa terpanggil untuk kembali bergabung. Maruli menuturkan akan terus meningkatkan kinerja aparat TNI di Kabupaten Mimika.

“Indonesia terkenal paling jago melawan gereiliyawan sedunia, perkembangan jaman harus kita ikuti. Saya yakin kalian ini jago-jago perang,” tutur Jenderal TNI Maruli di hadapan personel yang hadir.

Maruli menegaskan, sebagai personel harus paham tentang makna dari operasi gerilya. Dalam operasi ini, kata Maruli bahwa hal yang paling penting adalah merebut hati rakyat, tidak bertindak jahat terhadap orang lemah, dan tidak menyakiti orang yang tidak berdaya.

Baca Juga :  Pemprov Papua Tengah: Konflik Kapiraya Tak Semata Batas Wilayah

“Kalian harus paham operasi lawan geriliya yang paling dominan adalah merebut hati rakyat. Jangan pernah jahat sama orang lemah, jangan menyakiti orang yang tidak berdaya,” tegasnya.

Maruli mengaku sudah banyak menerima masukan tentang bagaimana memaksimalkan operasi para personel di Mimika.

“Nanti, mudah-mudahan secepatnya bisa didukung. Intinya kalian siap tempur, disiplin. Jangan lengah di medan tugas. Saya yakin kalian akan berhasil, kalian membela negara dan bangsa. Saya kira itu saja. jangan ragu, dengarkan apa komandanmu sampaikan,” pungkas Maruli.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:17 WIT

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:39 WIT

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Berita Terbaru