Bangkitkan Mental Pemuda Papua, Jose Alvan Ohei Kenalkan ONOMI

Ikbal Asra

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jose Alvan Ohei berfoto bersama peserta usai menggelar pelatihan kapasitas pemuda di Obhe Kampung Yakonde, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kegiatan ini, Jose memperkenalkan konsep ONOMI sebagai fondasi pembangunan karakter generasi muda Orang Asli Papua. GaleriPapua/ Ikbal Asra

Jose Alvan Ohei berfoto bersama peserta usai menggelar pelatihan kapasitas pemuda di Obhe Kampung Yakonde, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kegiatan ini, Jose memperkenalkan konsep ONOMI sebagai fondasi pembangunan karakter generasi muda Orang Asli Papua. GaleriPapua/ Ikbal Asra

GaleriPapua, Jayapura – Motivator pengembangan sumber daya manusia Orang Asli Papua (OAP), Jose Alvan Ohei, menggelar pelatihan kapasitas pemuda secara gratis di Obhe, Kampung Yakonde, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pelatihan itu menyasar generasi muda Kampung Yakonde yang dinilai Jose memiliki potensi besar namun belum mendapat arahan yang memadai. Jose menyebut tantangan terbesar pemuda Papua justru bersumber dari dalam, bukan dari luar. “Kebanyakan adalah faktor internal. Keluarga, orang tua dan lingkungan,” kata Jose dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi itu, Jose memperkenalkan konsep ONOMI, lima prinsip karakter yang ia sebut sebagai fondasi kemajuan pribadi. Lima prinsip itu mencakup sikap tidak mudah tersinggung, tidak berpikir negatif, kemauan untuk berubah, kemampuan mengelola sumber daya, serta integritas sebagai keselarasan antara adat, agama, dan pemerintah.

Jose menilai banyak pemuda Papua selama ini gagal menemukan keselarasan ketiga unsur tersebut. “Tantangannya ada di situ, tidak bisa menemukan keselarasan antara pemerintah, adat, dan agama,” ujarnya.

Kampung Yakonde ia gambarkan sebagai wilayah dengan modal yang belum tergarap. Letaknya di jalur lintas antara kota dan kabupaten, dikelilingi potensi danau dan hutan. Jose membandingkan kondisi itu dengan sebuah RT di Jakarta Timur yang berhasil menjadi kawasan produktif dan diliput media internasional dari Cina dan Amerika Serikat, hanya berbekal kepemimpinan kuat dan kerja sama warga. “Kenapa kampung ini begini-begini saja? Ada hal-hal yang perlu disesuaikan,” katanya.

Salah seorang peserta, Batseba Daimoye, mengaku materi yang disampaikan Jose langsung mengena. Ia datang setelah mendapat informasi dari sesama pemuda. “Ini adalah sesuatu yang harus kita dapati dari Kakak Jose,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Batseba menyebut apa yang disampaikan Jose mencerminkan persis kondisi yang ia dan rekan-rekannya hadapi. “Semua yang ada terjadi dalam kampung sini. Semua yang kakak sampaikan itu sedang kita alami, termasuk saya sendiri,” katanya.

Sejumlah tetua kampung menyebut kegiatan serupa tidak pernah hadir dalam sepuluh tahun terakhir. Kepala Kampung, tokoh adat, dan para orang tua turut hadir menyaksikan. Batseba berjanji tidak sekadar mendengar. “Kita tidak mendengarkan saja, tetapi dapat kita lakukan dan kita rubah itu semua,” ujarnya.

Jose optimistis Kampung Yakonde bisa bergerak cepat. “Saya punya feeling bahwa kampung ini akan cepat maju karena dia punya potensi besar,” katanya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Pendidikan Seks dan Tanggung Jawab Moral
Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM
Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi
Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya
Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah
Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan
Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:59 WIT

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Pendidikan Seks dan Tanggung Jawab Moral

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:19 WIT

Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM

Minggu, 20 September 2026 - 04:47 WIT

Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIT

Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Berita Terbaru

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kesehatan

Generasi Muda Mimika di Tengah Bayang-Bayang Bahaya HIV-AIDS

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:30 WIT

Korban saat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (Foto: Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin)

Hukrim

ASN Korban Penikaman di Ilaga Puncak Dirujuk ke Makassar

Senin, 2 Nov 2026 - 20:59 WIT

Korban penikaman di Ilaga, Kabupaten Puncak. (Foto: Satgas ODC)

Peristiwa

Seorang ASN Ditikam OTK di Ilaga Puncak

Senin, 2 Nov 2026 - 20:50 WIT