Dinkes Gelar Pertemuan Koordinasi Bahas Strategi Penanganan PD3I

Ahmad

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan koordinasi pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), bertempat di Ballroom Grand Tembaga Hotel, Selasa (4/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Suasana pertemuan koordinasi pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), bertempat di Ballroom Grand Tembaga Hotel, Selasa (4/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan koordinasi pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Grand Tembaga Hotel Timika, Selasa (4/11/2025) dan diikuti oleh perwakilan dari 10 puskesmas di wilayah kota Timika.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membahas strategi peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di wilayah Kabupaten Mimika.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Linus Dumatubun, mengatakan pihaknya sedang melakukan pemetaan cakupan imunisasi di setiap kampung dan kelurahan.

Katanya, langkah ini bertujuan untuk mengetahui wilayah dengan cakupan imunisasi yang masih rendah sehingga bisa segera dilakukan imunisasi kejar.

10 puskesmas dalam kota diprioritaskan karena sasaran terbesar berada di wilayah tersebut.

Baca Juga :  LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika

“Imunisasi kejar dilakukan bagi anak-anak yang belum lengkap imunisasinya baik bayi, balita maupun anak sekolah dalam program BIAS,” kata Linus saat ditemui usai pembukaan kegiatan.

Linus memaparkan bahwa program BIAS dilaksanakan setiap tahun dan berlangsung pada bulan Agustus hingga November.

Namun sampai saat ini cakupan imunisasi di Mimika masih jauh dari target nasional yaitu 95%, di mana capaian IDL per September 2025 baru mencapai sekitar 50%.

Lanjutnya, cakpan imunisasi yang masih rendah terjadi di wilayah Puskesmas Ayuka dan Puskesmas Bhintuka.

“Ini jadi pekerjaan rumah kami untuk dua bulan ke depan,” katanya.

Sementara itu, menurut Linus Dumatubun bahwa program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, namun diperlukan dukungan dari semua pihak yang ada di Mimika.

Baca Juga :  LINI MASA: Pro Kontra Mobil Rental dan Maxim di Timika

Dimulai dari pemerintah kampung, kelurahan, RT/RW, sekolah, dan orang tua untuk mengedukasi masyarakat dan mendorong anak-anak mengikuti imunisasi, baik di sekolah, Puskesmas, maupun Posyandu.

“Kalau hanya Puskesmas yang bekerja, target tidak akan tercapai. Harus ada peran kader, perangkat kampung, dan sekolah untuk aktif mengingatkan masyarakat,” tukasnya.

Ia menambahkan, imunisasi yang diberikan saat ini merupakan vaksin rutin nasional yang telah lama digunakan, bukan vaksin baru.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak ragu untuk membawa anak-anak mereka mengikuti imunisasi yang sepenuhnya gratis.

Linus berharap, dengan peningkatan cakupan imunisasi di akhir tahun dapat menekan potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit seperti campak dan polio.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B
LARS DHP Lakukan Monitoring dan Evaluasi Akreditasi PPS di RSUD Mimika
Agustinus Marten Mote Jadi Nakes Pertama di Mimika yang Miliki SIP Terintegrasi MPPD
Loka POM Temukan Banyak Kosmetik Ilegal Beredar di Mimika dan Nabire

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIT

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:58 WIT

Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB

Senin, 19 Januari 2026 - 17:26 WIT

HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:13 WIT

Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Minggu, 30 November 2025 - 23:49 WIT

Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT